Dawainusa.com – Hampir sebulan meninggalnya Omaswati (56), komedian Mastur ungkap pesan sang kakak sebelum menghembuskan napas terakhir.

Seperti yang sudah diketahui, komedian senior tersebut meninggal dunia pada Kamis (16/7/2020) lalu.

Pasca meninggalnya sang kakak, Mastur pun mengungkap pesan yang selalu diingat hingga saat ini.

Baca jugaDigugat Anak Kandung Soal Warisan, Ningsih Tuntut Sang Anak Bayar Air Susu Ibu

Pesan Omaswati ke Mastur

Meninggalnya komedian senior Omaswati beberapa waktu lalu membuat banyak orang terkejut.

Lama tidak muncul di layar kaca, kakak Kandung Mastur itu tiba-tiba dikabarkan meninggal dunia.

Padahal sebelumnya tidak ada kabar tentang kondisi kesehatan komedian senior yang telah lama melanglangbuana di industri hiburan tanah air itu.

Belakangan, sang adik pun menceritakan bagaimana pesan Omaswati sebelum meninggal dunia.

Terus teringatnya Mastur dengan dengan sang kakak karena ia sangat dekat dan disayang sama sang kakak.

Mastur mengakui sebelum sang kakak meninggal, Omaswati sering berpesan kepadanya perihal tetap menjaga kebudayaan Betawi sampai akhir hayat.

“Pesannya itu intinya kita sebagai seorang seniman betawi harus bener bener menjaga kebudayaan betawi. Begitu kata dia,” kata Mastur ketika ditemui di gedung Trans TV, Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2020), dikutip dari TribunNews.

“Karena kita dasar dari nenek kakek orang betawi. Kita harus jaga kesenian dan kebudayaan betawi,” tambahnya.

Omaswati
Foto Instagram/@masturmantab

Baca jugaViral Kisah Anak Kecil Berani Naik Pesawat Sendiri demi Jenguk Ayahnya yang Sakit

Kemudian, Mastur menambahkan kalau Omaswati juga berpesan sebagai komedian Betawi, jamgan pernah merasa cukup untuk terus mengembangkan kebudayaan.

“Jadi kita harus benar-benar melestarikan budaya itu jangan tanggung-tanggung. Jadi itu yang saya inget omongan dia,” ucapnya.

Selain terus menjaga kebudayaan Betawi, Mastur menyebutkan bahwa Omaswati memintanya untuk tidak sombong karena sudah terkenal.

“Karena orangtua kita selalu mengajarkan kita sepertti itu. Jadi saya tanamkan itu ke anak-anak saya. Anak-anak kita semua ya namanya orang betawi atau pinggiran, kita harus bener bener menjaga kebudayaan betawi harus benar-benar ya dari dulu dari nenek kakek ya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mastur hanya bisa mengenang jasa Omaswati di panggung hiburan dengan melestarikan budaya Betawi agar bisa terus terjaga.

“Nah kita begini begini alhamdulillah bersyukur ya,” ujar Mastur.*