Ma’ruf Amin Ketemu Ahokers, Batman Sebut Masa Lalu Bukan Hambatan

Ma’ruf Amin Ketemu Ahokers, Batman Sebut Masa Lalu Bukan Hambatan

JAKARTA, dawainusa.com – Pihak Basuki Tjahaja Purnama Mania (Batman) menyambut baik rencana Calon Wakil Presiden Ma’ruf Amin untuk melakukan silaturahmi dengan teman Ahok.

Batman tidak lagi melihat masa lalu Ma’ruf dan Ahok sebagai hambatan untuk melakukan konsolidasi politik. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Batman Imannuel Ebenezer (Eben) menanggapi rencana  dari Cawapres Jokowi tersebut.

Ma’ruf Amin sendiri memiliki catatan sejarah yang kurang menyenangkan bersama dengan teman Ahok. Ia adalah sosok yang berada di balik fatwa yang membuat Basuki Tjahaja Purnama berada masuk penjara. Namun, Eben menegaskan, kejadian pada waktu Pilkada DKI Jakarta tersebut tidak perlu diangkat kembali ke publik.

Baca juga: Sindiran Keras Adik Kandung Ahok untuk Ma’ruf Amin

“Kita (Batman) pastikan, sudah pasti (beri suara saat Pilpres 2019) ke Jokowi. Batman sudah pasti mendukung Jokowi secara penuh dan bulat. Karena masa kampanye Pilgub DKI sudah selesai, maka semua anggota Batman gabung di Jokowi Mania. Total yang terdata di DKI, data hari ini ada sekitar 30-ribuan,” kata Eben di Jakarta, Selasa, (25/9).

Eben juga menegaskan, salah satu teman Ahok yang tergabung dalam  Basuki Tjahaja Purnama Mania (Batman) telah menyatakan pilihan untuk mendukung dan akan memilih Jokowi sebagai calon presiden. Dengan demikian, Batman juga mendukung Ma’ruf Amin sebagai calon presiden.

“Jokowi Mania itu sudah pasti Batman, Batman pasti Jokowi Mania. Mayoritas semua pendukung Ahok itu pendukung Jokowi,” jelas Eben.

Batman Telah Memaafkan Sikap  Ma’ruf 

Bagi Eben dan teman-temanya yang tergabung dalam Basuki Tjahaja Purnama Mania (Batman), melihat Ahok masuk penjara merupakan kenyataan yang sulit untuk diterima. Terlebih karena Ma’aruf Amin berada di balik kejadian tersebut.

Namun, ia menegaskan, Batman sudah memaafkan fatwa yang telah dikeluarkan oleh Kiai Ma’ruf. Batman juga memaafkan peran Ma’ruf di balik gerakan 212 yang memobilisasi massa secara masif untuk menuntut Ahok dihukum sebagai penista agama.

Bagi Batman, demikian Eben, melupakan masa lalu yang suram jauh baik agar energi positif dapat digunakan untuk menatap masa depan.

Baca juga: Prabowo Subianto Ungkap Strategi Lengserkan Ahok

“Pak Jokowi dan Pak Ahok punya jiwa kenegaraan dan sangat pemaaf. Negara ini kalau selalu menenteng masa lalunya itu tidak akan maju-maju. Nah kita mau bangsa ini yang ditenteng masa depan selalu. Jadi saya anggap Pak Ma’ruf Amin ini perilakunya yang menyakiti para Ahokers itu adalah persoalan masa lalunya dia dan kita kan ingin menyongsong masa depan, bukan masa lalu,” jelas Eben.

Eben juga melihat sikap kebencian sebagai salah faktor pemicu lahirnya perpecahan antara sesama anak bangsa. Memelihara masa lalu yang kurang baik, menurut Eben, sama artinya dengan membawa bangsa ke titik jurang. Karena itu, kata Eben, kalau bangsa ini mau maju, segala hal buruk di masa lalu mesti harus tinggalkan.

“Bangsa ini kalau masih menenteng masa lalu, kebencian, hal-hal yang tidak baik, kan bahaya. Di sisi lain kan bangsa ini pengin maju, kalau pengin maju masa lalu harus dibuang, jangan diungkit lagi,” tegasnya.

Selain itu, Eben memahami secara baik situasi dan kondisi pada waktu Ma’ruf Amin mengeluarkan fatwa. Ada situasi yang menurut Eben, membuat Ma’ruf mengambil keputusan dalam keadaan tertekan.

“Pertama kita menghormati Kiai Ma’ruf Amin sebagai bapak. Kedua dia sebagai ulama. Ketiga kita sangat tahu situasi saat itu, Pak Ma’ruf Amin mungkin kondisinya kebatinannya hanya Pak Ma’ruf Amin secara politik waktu dia mengeluarkan fatwa itu,” ungkap Eben.

Harapan Batman ke Ma’aruf Amin

Sebagai pendukung dan loyalis Ahok, Batman berharap, Ma’ruf Amin dapat membuka tabir gelap yang menimpa mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Batman menginginkan Ma’ruf Amin terbuka kepada mereka tentang siapa yang memiliki peran besar sehingga munculnya fatwa yang menjatuhkan Ahok.

“Pak Ma’ruf Amin, saya berharap apalagi ini kita para pendukung Ahok ya, kami berharap Pak Ma’ruf Amin bisa membuka tabir itu nantinya, siapa yang mendorong sampai lahirnya fatwa itu,” pintah Eben.

Eben bersama dengan teman-teman yang tergabung dalam Batman juga ingin mengetahui seperti apa penilaian dari Ma’ruf Amin terhadap sosok Ahok. Mereka ingin memastikan, Ma’ruf Amin mengakui Ahok sebagai pribadi yang patut untuk diteladani.

Baca juga: Ahok Buka Suara Soal Kabar Pindah Agama dan Menikah Lagi

“Pertanyaan kita cuma satu, apakah Pak Ma’ruf Amin juga mau mengakui bahwa Pak Ahok itu orang baik? Itu saja,” ungkapnya.

Rencana Ma’ruf bertemu dengan Ahoker digagas oleh politikus Partai Golkar Nusron Wahid. Hingga kini, ada dua Ahoker yang telah direncanakan untuk ditemui oleh Ma’ruf yakni kelompok Relawan Nusantara dan Ahoker sayap Islam.

Ma’ruf Amin memberikan apresiasi terhadap ide yang ditawarkan oleh politikus Partai Golkar Nusron Wahid itu. Bagi Ma’ruf Amin, pertemuan dengan Ahoker merupakan jalan untuk mempererat kembali persatuan dan kesatuan antara sesama anak bangsa.

“Ma’ruf sendiri merasa gembira hendak bertemu Ahoker. “Buat saya, sekarang saya harus bergaul dengan semua pihak, untuk keutuhan bangsa, keutuhan bangsa harus kita nomorsatukan,” ungkapnya.*