Mahasiswi Turki Gigit Lidah Tukang Ojek Sampai Putus

Mahasiswi Turki Gigit Lidah Tukang Ojek Sampai Putus

Seorang mahasiswi Turki berinisial NB (27), berhasil menyelamatkan diri dari percobaan pemerkosaan yang dilakukan ESLB (23) di Bali. (Foto: Ilustrasi pemerkosaan - bangsaonline)

BALI, dawainusa.com Dalam setiap kasus pemerkosaan, upaya pelampiasan nafsu pelaku tidak semuanya berjalan mulus. Ada yang berhasil, ada pula yang gagal. Misalnya, kejadian percobaan pemerkosaan di Bali beberapa hari lalu.

Seorang mahasiswi asal Turki berinisial NB (27), berhasil menyelamatkan diri dari percobaan pemerkosaan yang dilakukan ESLB (23). Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Bali ini menggigit lidah tukang ojek online yang hendak memperkosanya hingga nyaris putus.

Baca juga: Gadis Yatim Piatu Asal Kota Komba Hilang di Ruteng

kejadian tersebut dibenarkan Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Nengah Patrem. Menurut Kapolsek, kejadian percobaan pemerkosaan tersebut diketahui pihaknya setelah mendapatkan laporan telepon dari Babinkantibmas Kedongan.

“Benar ada kejadian hal itu. Tim kami saat itu langsung ke lokasi, dan mendapati informasi korban sudah dibawa ke rumah sakit,” ujarnya dilansir sindonews.com, Selasa (14/11).

Kronologi kejadian

Berdasarkan informasi yang dihimpun dawainusa.com, korban memesan ojek online sekitar pukul 16.30 Wita dari Bali Geleria Kuta, Badung dengan tujuan ke Bali Buda Sanur, Denpasar. Dalam perjalanan hingga sampai di tempat tujuan tanpa gangguan.

Kemudian dari Bali Buda Sanur, Denpasar, korban hendak pulang ke tempat kos di Jimbaran. Korban pun memesan kembali ojek online. Pengemudi ojek online yang tinggal di Jalan By Pass Ngurah Rai, Gg Wijaya II Pemogan, Denpasar Selatan tersebut, datang.

Namun, saat mengantar dan sesampai di simpang MC Donald, pengemudi ojek membelokan sepeda motornya ke arah lain sehingga sampai di lokasi sepi dan semak-semak dekat Hotel Muvenpik. Padahal korban sudah minta diantar ke kos.

Korban lalu diturunkan dan langsung hendak diperkosa oleh pengemudi ojek tersebut. Saat itu NB melakukan perlawanan dengan menggigit lidah pelaku hingga hampir putus.

Setelah menggigit pelaku, korban pun langsung lari dan bertemu dengan saksi bernama Petrus. Saat itu juga korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Kedongan untuk mendapatkan perawatan karena mengalami luka-luka. Korban mengalami luka pada bagian kepala dan tangan. Selain itu juga jari-jarinya luka-luka akibat dibenturkan ke tanah.* (Itok)