Dawainusa.com — Dua pertandingan panas tersaji pada leg kedua babak 16 besar (knockout) Liga Champions 2019/2020, Sabtu (8/8) pukul 02.00 WIB.

Kedua laga yang berakhir dramatis itu berlangsung di Etihad Stadium, kandang Manchester City, dan di Allianz Stadium, kandang Juventus.

Di Etihad Stadium, Real Madrid tersungkur di hadapan City. Anak asuh Pep Guardiola mampu membungkan ambisi raksasa Spanyol itu dengan kemenangan telak 2-1.

Dengan dua kali kemenangan, City melenggang mulus ke babak perempatfinal Liga Champion dengan agregat gol 4-2 setelah pada leg pertama mengalahkan Madrid 2-1 di Santiago Bernabeu.

Gol-gol “The Citizens” dicetak oleh Raheem Sterling (menit ke-9) dan Gabriel Jesus (menit ke-68). Kedua gol itu berawal dari kesalahan bek Madrid, Raphael Varane.

Tim tamu sempat menyamakan skor lewat Karim Benzema di menit ke-28, tapi tak mampu mengungguli lawannya hingga akhir laga.

Sementara di Allianz, Juventus kembali harus mengubur mimpinya untuk menjuarai Liga Champions. Langkah mereka musim ini di Liga Champions dihentikan Lyon.

Lyon secara mengejutkan mampu mencuri satu gol pada laga tandang melawan Juventus di Allianz Stadium setelah pada leg pertama unggul 1-0 di Park Olympique Lyonnais.

Meski kalah atas Juventus 1-2, tapi klub asuhan Rudi Garcia ini unggul gol tandang dan melenggang ke babak selanjutnya dengan agregat 2-2.

Dengan kemenangan ini, Lyon akan bertemu City di perempat final Liga Champions yang bakal digelar 15 Agustus mendatang.

Pelatih Real Madrid ogah mencari alasan di balik kekalahan timnya dari City. Foto/Twitter.
Pelatih Real Madrid ogah mencari alasan di balik kekalahan timnya dari City. Foto/Twitter.

Zidane Ogah Cari Alasan

Pelatih Madrid Zinedine Zidane mengatakan ogah mencari alasan di balik kekalahan beruntun timnya atas City.

Dia juga tak mau terlalu kecewa karena merasa perjalanan Madrid di musim ini sudah luar biasa dengan memenangi LaLiga di momen sulit.

“Ketika Anda kalah, Anda tidak bisa bahagia, tetapi kami harus bangga dengan apa yang telah dilakukan. Kami harus memberi selamat kepada lawan karena mereka bermain bagus,” kata Zidane seperti dikutip dari Marca.

“Kami tidak harus mencari alasan, kami kalah di kedua pertandingan, tetapi yang paling penting adalah saya bangga dengan tim ini. Kami telah melakukan semua yang kami bisa di lapangan, tapi terkadang itu tidak berhasil,” imbuh Zidane.

Jalannya Pertandingan Juventus vs Lyon

Pada awal-awal laga, Si Nyonya Tua langsung mengambil inisiatif serangan. Tapi serangan demi serangan dilancarkan belum membuahkan gol.

Lyon justru beruntung karena mendapat hadiah penalti di menit ke-11 setelah Rodrigo Bentancur melakukan tekel ke Houssem Aouar. Protes dilakukan oleh para pemain Juventus yang merasa bahwa Bentancur lebih dulu memenangi penguasaan bola.

Wasit berusaha berkomunikasi dengan petugas VAR. Alhasil, keputusan tetap dengan memberikan hadiah penalti untuk Lyon. Memphis Depay maju sebagai eksekutor dan tembakannya gagal dihentikan Wojciech Szczesny. Skor 1-0 untuk Lyon.

Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi Juventus. Untuk bisa lolos ke perempatfinal, Bianconeri harus bisa melesakkan tiga gol balasan karena tertinggal agregat 0-2.

Peluang emas didapat Juventus di menit ke-20. Federico Bernardeschi, yang menyisir dari sisi kanan, berhasil masuk ke dalam kotak penalti.

Kiper lawan berhasil dilewati, namun gagal melesakkan gol akibat lebih dulu ditekel pemain lawan sebelum menyontek bola ke gawang yang sudah kosong.

Juventus terus menekan dan membuat Lyon beberapa kali harus bikin pelanggaran. Peluang lainnya untuk Juventus baru tercipta di menit ke-37 saat sundulan Gonzalo Higuain berhasil ditangkap kiper Anthony Lopes.

Penyelamatan gemilang dibuat Lopes pada menit ke-40. Dia sukses dengan menepis bola hasil tembakan Cristiano Ronaldo.

Juventus mendapat hadiah penalti di menit ke-41 setelah Depay melakukan handball saat menghentikan bola tendangan bebas Miralem Pjanic. Ronaldo maju sebagai eksekutor dan sukses mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.

Juventus masih mengontrol permainan di babak kedua. Skuad asuhan Maurizio Sarri dengan sabar memainkan umpan-umpan pendek untuk membongkar pertahanan Lyon.

Meski terus ditekan, Lyon berhasil lebih dulu mengancam di menit ke-56 lewat tembakan jarak jauh Bruno Guimaraes. Bola meluncur deras, namun belum mengarah ke gawang Juventus.

Kesabaran Juventus berbuah gol di menit ke-60. Ronaldo melesakkan gol kedua melalui tembakan dari luar kotak penalti. Bianconeri kini balik unggul 2-1 atau menyamai agregat menjadi 2-2.

Lyon nyaris kebobolan untuk ketiga kalinya di laga ini pada menit ke-64. Bola sundulan Leonardo Bonucci melebar tipis dari gawang Lopes.

Kegagalan Juventus melangkah jauh di Liga Champions membuat fansnya menyerukan agar Sarri segera meninggalkan kursi pelatih Juventus. Tagar #SarriOut memuncaki daftar trending topic di media sosial Twitter sampai pagi ini.

Jalannya Pertandingan City vs Madrid

Pada duel yang dihelat di Etihad Stadium, City langsung menekan sejak awal dan mendapat gol pada menit kesembilan.

Kesalahan di lini belakang mengawali gol City itu ketika bola dicuri dari penguasaan Raphael Varane yang memainkan di daerah sendiri. Gabriel Jesus merebutnya dan mengoper kepada Sterling yang mudah saja menceploskan ke gawang.

Setelah gol tersebut, City makin beringas. Namun Madrid juga mendapat peluang pertamanya di menit ke-21 saat Karim Benzema melewati Aymeric Laporte untuk melepaskan sepakan keras yang bisa ditepis Ederson.

Semenit kemudian giliran Hazard yang melepaskan sepakan dari jarak 22 yard ke pojok namun Ederson bisa menepisnya. Madrid akhirnya mampu menyamakan skor pada menit ke-28 lewat serangan cepat yang dibangun oleh Benzema.

Penyerang Prancis itu memberikan bola ke sisi kanan yang ditempati Rodrygo dan berhasil melewati penjagaan lawan, sebelum mengirim umpan silang yang ditanduk Benzema di depan gawang Ederson. Bola tak dapat dihalau sang kiper dan berbuah gol.

City punya peluang lagi bikin gol setelah kesalahan Courtois dalam membuang bola dan jatuh di kaki Phil Foden.

Namun, bola tendangannya dari luar kotak penalti masih melebar. Demikian pula dengan tembakan Joao Cancelo di masa injury time yang bisa ditepis Courtois.

Masuk di babak kedua, City langsung tancap gas untuk menyerang Madrid. Pada menit ke-48, De Bruyne mengirim umpan membelah lautan yang diterima oleh Sterling, tapi sepakannya dari jarak dekat cuma menyamping.

Di menit ke-64, Madrid mendapat peluang di depan gawang City usai Marco Asensio memberikan bola kepada Benzema. Sayangnya, sepakan Benzema lemah dan tepat mengarah ke pelukan Ederson.

Semenit kemudian Jesus mengancam gawang Madrid dari jarak dekat. Mengecoh Eder Militao, Jesus menembak kencang yang bisa ditepis Courtois.

Varane kembali jadi biang keladi gawang Madrid bobol di laga ini. Pada menit ke-69, Varane yang dibayangi Jesus coba memberikan bola kepada Courtois.

Tapi, bolanya nanggung dan diserobot Jesus sebelum sampai ke Courtois untuk digulirkan ke gawang kosong. City memimpin 2-1 dan unggul agregat 4-2.

Madrid mencoba mengejar ketertinggalan tapi City sudah menurunkan garis pertahanannya lebih dalam, sehingga sulit ditembus penyerang lawan.

Di menit-menit akhir, gawang Madrid nyaris bobol ketika tembakan keras Walker yang ditepis Courtois membuat Sterling bisa mengejar rebound, tapi dengan cepat disingkirkan.*