Ludahi Rombongan Presiden di Jalan Tol, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

Ludahi Rombongan Presiden di Jalan Tol, Perempuan Ini Ditangkap Polisi

JAKARTA, dawainusa.com Seorang perempuan yang berinisial TMN (27) meludahi rombongan Presiden yang sedang melintasi jalan Tol Jagorawi pada Senin, (24/9). Akibat perbuatannya TMN ditangkap oleh Satlantas Polres Jakarta Timur.

“Wanita itu sudah dibawa ke Polres Jaktim, di sana diperiksa,” kata Kasat PJR Polda Metro Jaya AKBP Slamet Widodo sebagaimana dilansir Kumparan, Selasa, (25/9).

Slamet mengatakan, wanita yang mengemudikan mobil Suzuki Ignis dengan nomor polisi B 2473 TOL, itu mengendarai mobil dengan ugal-ugalan dan zig-zag saat berusaha menghalangi rombongan Presiden.

Baca juga: Wanita Ini Tewas Bersimbah Darah, Ini SMS Terakhir dari Kekasihnya

Bahkan, saat wanita itu dipaksa menepikan kendaraannya oleh Paspampres, wanita itu malah meludah ke arah rombongan presiden kemudian mengacungkan jari tengahnya.

Tak sampai situ, wanita itu juga sempat menabrak seorang anggota PJR yang tengah berjaga di sekitar Tol Jagorawi saat berusaha dibawa ke luar Tol.

Sementara terkait dengan kondisi wanita itu apakah dalam pengaruh alkohol atau tidak, Slamet belum bisa memastikannya. Namun saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Jakarta Timur.

Pelaku Tak Menunjukan SIM

Sementara itu dalam pemeriksaan oleh Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya, pelaku yang diduga meludahi rombongan Presiden itu diketahui bernama Tania Mailianda Nurlitasari (27). Wanita kelahiran Jakarta, 27 Mei 1991 ini beralamat di Cengkareng, Jakarta Barat.

Dalam pemeriksaan, Tania tidak bisa menunjukkan SIM, pelaku hanya membawa STNK dan KTP. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusuf membenarkan hal tersebut.

Saat diperiksa oleh anggotanya, Tania tidak bisa memperlihatkan SIM miliknya. Ia juga mengaku sedang buru-buru, sehingga nekat menerobos rombongan Presiden.

Baca juga: Viral di Medsos, Pria Ini Punya Suara Mirip Presiden Jokowi

“Setelah dicek kemudian diperiksa, ditanya kenapa melaksanakan itu? Katanya ada waktu yang dikejar. Kedua setelah dicek untuk identitasnya SIM dia enggak punya,” kata Yusuf saat acara simulasi transportasi atlet Asian Para Games 2018 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/9).

Karena aksinya tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, Tania dijerat dengan UU Lalu Lintas Pasal 311 Jo Pasal 310.

“Kami kenakan UU Lantas di Pasal 3 Ayat 11 Jo Pasal 3 ayat 10, karena mengendarai dengan lalai hingga mengakibatkan korban luka,” kata Argo.

Tania juga harus menanggung denda akibat ulahnya menerobos iring-iringan Presiden. Setelah menjalani pemeriksaan selama 24 jam, akhirnya dia dipulangkan dan diharuskan menjalani wajib lapor.

“Setelah 24 jam kita pulangkan, itu kan (ancaman pidananya) 2 tahun dan denda Rp4 juta. Dia mengendarai mobil kemudian menyerempet anggota hingga terluka,” kata Argo.*