Dawainusa.com Seorang bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di dalam kardus di teras Biara Susteran SSpS St Skolastika, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Saat ini, Kepolisian Resor Kupang Kota tengah melakukan penyelidikan kasus penemuan bayi berusia kurang dari satu bulan itu.

Baca juga: Hasil Rapid Test Covid-19 Seorang Pria di NTT Positif Hamil

“Kami sudah terima laporan tersebut, dan sedang kami selidiki siapa pelaku dari penelantaran bayi tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Kupang Kota Iptu Hasri Manasye seperti dikutip dari Antara, Sabtu (14/6).

Kronologi Penemuan Bayi

Iptu Hasri mejelaskan, berdasarkan keterangan saksi yakni Suster Modesta Amsikan yang mana saat itu sedang tertidur, tiba-tiba mendengar suara tangisan bayi. Suster Modesta pun langsung menelpon Suster Skolastika Jenau tetapi tidak merespon.

Ia kemudian menelpon Suster Kristin Maria Nahak. Syukurnya Suster Kristin merespon telepon tersebut dan Suster Modesta langsung menceritakan bahwa dirinya suara tangisan bayi tak jauh dari kompleks susteran itu.

“Mendengar cerita tersebut, Suster Kristin langsung datang dan bersama mencari suara tangisan bayi di ruang Aula,di Kapela dan di ruang tamu namun tidak ditemukan,” ujar kasat reskrim menceritakan keterangan dari suster Amsikan.

Usai dari beberapa ruangan itu, pihaknya pun langsung ke ruang tamu. Saat berada di ruang tamu, tangisan bayi itu semakin keras. Kedua suster itupun kemudian mengangkat kain horden yang menutup jendela ruang itu untuk memastikan kebenaran suara itu.

“Akhirnya dilihat di depan ruang tamu itu ada sebuah kardus yang tergoyang-goyang akibat tendangan dan tangisan bayi itu,” tutur dia.

Setelah itu, Suster Kristin kemudian menelepon aparat kepolisian dan menceritakan kejadian tersebut.

Sementara itu terkait kondisi bayi tersebut, kata dia dalam keadaan sehat dan sudah dibawah ke puskesmas Kupang Kota untuk dirawat.*