Dawainusa.com –  Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengklaim telah menemukan obat penawar corona (Covid-19). Saat ini obat tersebut telah dikirim ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nasional.

Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat mengkonfirmasi hal tersebut saat melakukan penandatanganan kerja sama pengawasan penggunaan dana COVID-19 dengan Kejaksaan Tinggi serta BPKP NTT di Kupang, Senin (11/5).

Baca juga: Kabar Gembira, 4 Pasien Covid-19 NTT Dinyatakan Sembuh

“Pemerintah NTT telah mengirim ramuan obat tradisional itu kepada Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Nasional, Doni Monardo guna membantu menyembuhkan pasien positif COVID-19,” kata Viktor seperti dikutip dari Antara.

Viktor mengatakan, penelitian terhadap obat ini akan terus dilakukan, karena menurutnya mampu menyembuhkan Covid-19.

“Kami sudah kirim ke Jakarta untuk digunakan dalam menyembuhkan pasien Covid-19,” kata Viktor didampingi Wakil Gubernur NTT Josep A Nae Soi.

Menurut Viktor, ramuan tersebut merupakan obat tradisional yang sering digunakan warga NTT dalam menyembuhkan beberapa jenis penyakit yang dialami warga daerah tersebut.

“NTT kaya dengan ramuan tradisional untuk berbagai jenis penyakit. Ramuan tradisional untuk COVID-19 itu sudah dikirim ke Jakarta untuk digunakan dalam penanganan pasien Covid-19,” ucapnya.

Empat Pasien Sembuh

Sebelumnya, Pemprov NTT melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 NTT, mengumumkan kabar gembira bagi masyarakat NTT, dimana terdapat pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dominikus Minggu Mere mengkonfirmasi, sesuai hasil pemeriksaan swab di Laboraturium RSUD W.Z. Johannes Kupang, terdapat 4 dari 8 orang pasien covid-19 asal cluster Sukabumi dinyatakan sembuh.

Baca juga: Jika PSBB Dihentikan, Efektifkah Karantina Komunal Diterapkan?

Meski demikian kata Dominikus, keempat orang tersebut masih harus menjalani pemeriksaan swab ketiga kalinya, guna memastikan mereka benar-benar sembuh.

“Untuk keempat saudara kita yang 4 tersebut kita akan ambil lagi pengambilan swab yang berikutnya,” ungkap Dominikus.

Dari hasil pemeriksaan 24 sampel swab juga, terdapat 1 orang dari cluster Sukabumi dinyatakan positif covid-19. Dengan demikian saat ini sudah ada 13 pasien covis-19 NTT. 5 orang diantaranya dinyatakan sembuh.

Ia juga menjelaskan, semua pasien positif covid-19 klaster Sukabumi dalam keadaan stabil dan sedang diberikan pengobatan sesuai standar pengobatan covid-19.*