Kisah Seorang Bayi yang Selamat dari Kecelakaan Maut

Kisah Seorang Bayi yang Selamat dari Kecelakaan Maut

JAKARTA, dawainusa.com – Seorang bayi berusia 7 hari bernama Sidqi Hamzan selamat dari kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Jatisawit, Bumiayu, Brebes, Jawa Tengah, Senin (10/12).

Dilansir Pos Kupang, bayi tersebut diketahui selamat dari tabrakan sebuah truk tronton dengan nomor polisi B 9379 WYT sementara berada dalam dekapan ibunya yang diketahui bernama Siti Khalimah (32).

Dari kesaksian warga, saat kecelakaan terjadi, ibu dan bayi itu beserta suami dan seorang anaknya yang lain sedang berada di sekitar area parkiran Rumah Sakit Muhammadiyah Siti Aminah.

Baca juga: Kisah-kisah Korban yang Selamat dari Kecelakaan Pesawat Terbang

Tiba-tiba, truk bermuatan beras tersebut melaju dengan sangat kencang dan langsung menabrak mobil dan motor yang berada di area parkiran, termasuk ibu beserta keluarganya itu.

“Ibunya lagi berdiri di dekat mobil saat truk menabrak mobil dan motor di parkiran rumah sakit,” kata seorang saksi mata, Doni Prasetyo (29).

“Ibu mereka mengalami luka di kepala. Saat dibangunin, dia diam saja dan akhirnya meninggal. Sesaat setelah kejadian, ayah mereka (Nur Adi) bangun mencari anak-anaknya. ‘Di mana anak saya’,” terang dia dengan menirukan perkataan korban.

Adapun suami dari ibu yang meninggal itu dan anaknya yang lain juga selamat dalam kecelakaan tersebut. Meskipun demikian, keduanya mengalami luka robek di bahu bagian kiri dan kepala bagian kiri. Mereka merupakan warga RT 2 RW 6 Dukuh Waringin, Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Brebes.

Polisi Lakukan Olah TKP

Pihak kepolisian telah dengan cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab dari adanya kecelakaan maut tersebut.

Kasatlantas Polres Brebes AKP Rikha Zulkarnain mengatakan, sopir truk Wasroni (35), warga Kabupaten Tegal, kini sudah diamankan di Mapolres Brebes untuk dimintai keterangan. Rencananya,  ini akan berangkat ke Jakarta dari Sragen.

Baca juga: Cerita Mahasiswi yang Meninggal saat Hendak Mengikuti PKKMB

“Jadi, ada beberapa kendaraan yang rusak baik itu terserempet maupun tertabrak langsung, dari semua korban empat harus dirujuk ke Purwokerto,” terang Rikha.

Sampai saat ini dektahui bahwa kecelakaan itu telah mengakibatkan 5 orang meninggal dunia dan 6 orang lainnya harus melakukan perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Bumiayu dan Purwokerto.

Kasatlantas menambahkan, nantinya ada olah TKP lanjutan yang dilakukan pihaknya untuk melengkapi kekurangan dalam proses penyelidikan. Pihaknya belum bisa memastikan penyebab terjadinya kecelakaan ini karena hal itu masih dalam proses penyelidikan.*

COMMENTS