Kisah Bocah di Palu yang Dapat Kejutan dari Pemain Manchester City

Kisah Bocah di Palu yang Dapat Kejutan dari Pemain Manchester City

JAKARTA, dawainusa.com – Seorang bocah berusia 12 tahun bernama Rizky yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Palu mendapat kejutan dari seorang bintang sepak bola dari club Manchester City bernama Riyad Mahrez.

Kejutan itu berupa pesan langsung yang berisi doa dan keprihatinan Mahrez terhadap situasi yang dialami oleh Rizky akibat bencana alam yang menghantam daerahnya itu pada 23 September lalu.

Baca juga: 4 Kisah Orang yang Mendapat Keajaiban di Tengah Gempa Palu

Pesan itu disampaikan oleh Mahrez melalui sebuah video yang dikirimnya melalui seorang wartawan BBC yang meliput langsung kondisi warga terdampak gempa di daerah tersebut. Wartawan BBC itu kemudian menyampaikan dan menunjukkan video yang berisi ucapan Mahrez itu secara langsung di hadapan Rizky.

“Helo Rizky. Saya harap kamu tetap kuat, dan segera pulih, cepat sembuh. kami mengirimkan doa-doa terbaik dari semua orang di Manchester City,” ungkap Mahrez melalui video rekamannya tersebut.

Selain memberikan ucapan demikian, Mahrez juga berjanji akan mengirimkan sebuah kaus Manchester City berisi tanda tangan dirinya untuk Rizky. Mendengar dan melihat hal tersebut, Rizky mengaku senang. Matanya terlihat berkaca-kaca sambil menggigit bibirnya.

Riyad Mahrez

Riyad Mahrez – ist

Berawal dari Kisah Wartawan BBC

Diketahui, kejutan yang dikirim Mahrez kepada Rizky itu berawal dari cerita wartawan BBC soal keberadaan Rizky. Dari kisahnya, Rizky diketahui ialah seorang yang sangat mencintai club sepak bola asal Inggris itu. Dalam club itu, Mahrez merupakan seorang pemain idolanya. “Karena dia jago menggocek bola,” ujar Rizky.

Rizky & Wartawan BBC

Rizky & Wartawan BBC – ist

Diceritakan juga, saat gempa bumi terjadi, Rizky sedang berada di sebuah kafe internet di Palu. Saat itu, ia sedang menonton tayangan ulang club sepak bola kesayangannya itu. Sementara ia sedang menonton, tiba-tiba gempa terjadi. “Mendadak tanah, bangunan, semuanya goyang-goyang,” ujar Rizky.

Baca juga: Kisah Muazin Palu yang Meninggal demi Selesaikan Azan Saat Gempa

Seketika ia panik dan berusaha melarikan diri. Kafe internet tempat dirinya menonton itu kemudian ambruk. “Saya lari, tapi kena timpa bangunan, kena tangan, patah,” cerita Rizky kepada Wartawan BBC.

Saat ini, Rizky sedang berada dalam perawatan di sebuah Rumah Sakit di daerah itu. Akan tetapi, ia ditempatkan di luar ruangan karena masih takut dengan gempa susulan yang mungkin akan menghantam daerah tersebut.*

Rizky, Korban Gempa Palu

Rizky – ist