Kesalahan Tulisan pada Spanduk Asian Games, Sandiaga Sentil Anggota DPRD

Kesalahan Tulisan pada Spanduk Asian Games, Sandiaga Sentil Anggota DPRD

Kesalahan penulisan Asian Games pada spanduk yang terpasang di bebrapa titik di DKI Jakarta menjadi viral. Spanduk yang seharusnya tertulis Asian Games, malah ditulis Asean Games. (Foto: Spanduk Asian Games - ist)

JAKARTA, dawainusa.com Sebagai tuan rumah, Pemprov DKI Jakarta terus berbenah menyambut perhelatan Asian Games 2018. Termasuk memasang spanduk untuk menyemarakkan Asian Games 2018.

Namun di beberapa titik, ada kesalahan penulisan Asian Games pada spanduk yang terpasang. Seharusnya tertulis Asian Games, malah Asean Games. Hal itu kemudian viral di media sosial.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno meminta masyarakat untuk tidak saling menghujat kesalahan penulisan pada spanduk Asian Games 2018 yang viral di media sosial. Sandi menilai, kesalahan penulisan di spanduk merupakan hal manusiawi.

Baca juga: Deklarasi #2019GantiPresiden Ditolak, Keberadaan Pemerintah Disoroti

“Yang saya lihat itu ada logo Pemprov-nya, ada logo snapy-nya juga, ya tentunya ini kesalahan yang manusiawi sekali,” ujar Sandiaga di Balai Kota, Jakarta, Selasa (7/8) malam.

Sandiaga lantas mencontohkan di kalangan masyarakat hingga anggota DPRD masih banyak yang salah mengucapkan kata Asian Games menjadi Asean Games.

“Tapi jangan jauh-jauh di masyarakat, kita di sini saja masih salah. Jadi jangankan masyarakat, tadi pagi teman-teman wartawan aja (ada yang nanya) Asean Games, di DPRD apalagi,” tutur Sandiaga.

Karena itu, ia berharap kesalahan penulisan Asian Games yang ada di spanduk agar tidak dijadikan ajang untuk saling menyalahkan siapapun.

“Jadi jangan saling dipakai untuk gebuk-gebukan gitu lah. Itu bukan salahnya Pak Erick (Thohir, ketua INASGOC), bukan salahnya Pak Anies (Baswedan, gubernur DKI Jakarta), apalagi salahnya Presiden (Joko Widodo),” ucap Sandiaga.

Ia pun menegaskan kesalahan penulisan Asian Games merupakan kesalahan manusiawi yang bisa segera diperbaiki. Menurutnya, wajar dari jutaan spanduk ada 3 sampai 4 persen yang salah penulisan.

“Ya saya sampaikan itu harus diubah. Itu salahnya salah yang sangat manusiawi. Let’s make changes. Dibenerin, dibenahi dan enggak usah saling menyalahkan, itu saja simple. Dan mungkin dari 1 juta spanduk mungkin yang salah di bawah 3 sampai 4 persen juga sudah Alhamdulillah,” tandasnya.

Bahan Ejekan Publik

Sebelumnya, persiapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menyambut Asian Games kembali menjadi sorotan. Baru-baru ini, publik mengomentari mengenai banyaknya spanduk Asian Games 2018 yang salah tulis.

Salah satunya spanduk bertuliskan “Kami siap mendukung pelaksanaan 18th Asean Games 2018, Jakarta-Palembang,” buatan Pemprov DKI. Spanduk itu menjadi bahan ejekan publik, terutama di media sosial, karena di dalam spanduk tertulis “Asean Games”, bukan “Asian Games”.

Baca juga: 2 Perawat Rumah Sakit Kepergok Berbuat Mesum di Kamar Mandi

Selain itu, ada pula baliho yang juga salah dalam penulisan “Asian Games 2018”. Pada salah satu baliho yang difoto dan viral di media sosial, tertulis “Aisan Games”. Baliho itu terpajang di Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Satu warganet bernama ILo Sanre melaporkan spanduk-spanduk salah tulis itu ke akun Twitter milik Anies Baswedan.

“Pak @aniesbaswedan cuma mau info saja, tulisan di spanduknya salah. Harusnya Asian Games bukan Asean Games. Tolong direvisi, nanti bisa bikin malu Indonesia. Masak bikin spanduk saja tidak benar, berhenti melawak ya pak,”tulisnya.

Sementara akun Twitter @andreOPA menuliskan, “Mau tanya, ini maksudnya apa ya? Spanduk tipo kok banyak benar? Ada Asean Games, ada Aisian Games. Sudahlah, mungkin tidak sengaja.”

Bahkan, akun jonathan_erwanmenyindir, “Kekonyolan demi kekonyolan dilakukan Gabenernya PhD, mantan Mendikbud, masih untung tidak ditutup waring ini spanduk.

COMMENTS