Soal Kerumunan Petamburan, Mantan Kapolres Jakpus Sebut Pihak Rizieq Tutup Jalan
Foto Instagram/@helani.cut

Dawainusa.com – Kasus kerumunan di Petamburan hingga kini sedang dalam proses hukum dimana Rizieq Shihab jadi terdakwa.

Terkait persoalan tersebut, Mantan Kapores Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto memberikan kesaksian.

Dalam kesaksiannya di di PN Jakarta Timur, Senin (12/4/2021) Heru menyebut bahwa pihak Rizieq yang menutup jalan.

Baca juga: Banjir Adonara, Maria Kehilangan 11 Anggota Keluarga dalam Semalam

Pihak Rizieq Tutup Jalan di Petamburan

Dilansir dari Kompas.com, dalam kesaksiannya, Heru mengungkapkan, Jalan KS Tubun di Petamburan tiba-tiba ditutup untuk acara pernikahan putri Rizieq Shihab pada Sabtu (14/11/2020) lalu.

“Pada awalnya pagi, tenda itu sudah terpasang tetapi jalan masih terbuka. Tetapi pada saat sore menjelang jam 4, jam 5 massa sudah banyak,” kata Heru dalam persidangan, dikutip dari Antara, Senin.

Lebih lanjut Heru menjelaskan bahwa tiba-tiba jalan ditutup dari ujung ke ujung untuk rencana pernikahan anak terdakwa.

“Tiba-tiba jalan ditutup dari ujung ke ujung untuk aktivitas kegiatan rencana maulid dan rencana pernikahannya anak terdakwa,” tutur Heru.

Heru mengatakan, penutupan ruas jalan tersebut tidak dilakukan oleh petugas kepolisian atau Dinas Perhubungan melainkan oleh pihak Rizieq sendiri.

Hal itu diketahui Heru berdasarkan laporan anggotanya bahwa terdapat massa yang mengenakan atribut pakaian serba putih menutup akses jalan di Petamburan.

Petamburan
Jalur di Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat/Kompas

Baca juga:Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadan Digelar Sore Ini

Jalan ditutup dengan memasang kursi dan mobil agar jalan tidak bisa diakses.

“Kita tidak bisa memastikan apakah itu dari ormas FPI atau tidak, tapi yang jelas mereka menggunakan baju putih-putih menutup dari ujung dekat sebelum pemakaman itu Dinas Pemakaman sampai di ujung U turn setelah rumah sakit,” kata dia.

Adapun Heru dan saksi lainnya diperiksa untuk tiga perkara sekaligus.

Pertama, perkara nomor 221 untuk terdakwa Rizieq Shihab terkait kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kemudian perkara nomor 222 untuk terdakwa Haris Ubaidillah, Ahmad Sabri Lubis, Ali Alwi Alatas, Idrus alias Idrus Al-Habsyi, dan Maman Suryadi terkait kasus kerumunan di Petamburan.

Lalu, perkara nomor 226 untuk terdakwa Rizieq terkait kasus kerumunan di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Bogor.*