Home Berita Indonesia Diprediksi Jadi Negara Terakhir Keluar dari Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

Indonesia Diprediksi Jadi Negara Terakhir Keluar dari Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

Indonesia diprediksi akan menjadi negara terakhir yang bebas dari Pandemi Covid-19

Indonesia Diprediksi Jadi Negara Terakhir Keluar dari Pandemi Covid-19, Ini Alasannya
Ilustrasi - ist

JAKARTA, dawainusa.com – Epidemolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman memprediksi, Indonesia jadi negara terakhir keluar dari Pandemi Covid-19.

Menurut Budiman, prediksi tersebut ada karena kasus Covid-19 di Indonesia telah menyebar ke berbagai provinsi, sementara pengendaliannya masih belum agresif dan ideal.

Baca juga: Jubir Vaksinasi: 90% Pasien yang Sudah Divaksin Sembuh dari Covid-19

“Kenapa saya memprediksi Indonesia jadi paling akhir keluar dari pandemi? Karena kalau kita melihat ada beberapa faktor dari geografis dan pengendalian 3T-nya,” ujar Budiman, Kamis (29/7).

Dua Faktor Jadi Indikasi Bahwa Indonesia Sulit Bebas dari Pandemi Covid-19

Lebih lanjut, Budiman menyatakan bahwa ada dua faktor yang dapat dijadikan indikasi bahwa Indonesia akan sulit untuk keluar dari Pandemi Covid-19.

Pertama, Indonesia merupakan negara kepulauan. Budiman mengatakan, dengan kondisi ini, sangat mudah terciptanya fenomena pingpong kasus Covid-19 yang menurutnya terjadi hingga saat ini.

Ia mencontohkan fenomena pingpong, seperti puncak kasus di akhir Januari 2021 lalu. Saat itu kasus didominasi oleh Jawa-Bali. Namun 1-2 bulan kemudian, kasus-kasus Covid-19 di Pulau Sumatra mulai mengalami peningkatan.

Baca juga: Waspada Covid-19 Varian Delta, Kapal Penumpang Dilarang Masuk ke NTT

Kemudian pada gelombang lonjakan kasus pasca Idulfitri, ketika Jawa-Bali mulai mengalami kondisi perbaikan. Namun, demikian Budiman, Sumatra bahkan Nusa Tenggara Timur mulai mengalami peningkatan kasus Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan zona merah yang hampir terjadi di 34 provinsi Indonesia.

“Pulau lain sekarang akan meningkat, mungkin Agustus sudah mulai terlihat. Nanti gelombangnya secara nasional akan turun dan naik, itu akan bergelombang-gelombang,” ujar Budiman.

Kedua, Indonesia diprediksi menjadi negara yang paling akhir keluar dari pandemi Covid-19 lantaran strategi testing, tracing, treatment (3T) pemerintah masih belum agresif dan masif. Padahal pandemi Covid-19 sudah menjangkiti Indonesia dalam 16 bulan terakhir.

Adapun terkait testing, Budiman mengakui Indonesia dalam beberapa bulan terakhir sudah melampaui ambang batas yang ditetapkan Badan Kesehatan Dunia (WHO), yakni 1:1.000 penduduk yang diperiksa per pekan. Namun, menurutnya, itu belum cukup. Alasannya, positivity rate Indonesia masih di atas 20 persen.*

Exit mobile version