Kata Polisi Soal Kasus Kepala Sekolah Cium Siswinya

Kata Polisi Soal Kasus Kepala Sekolah Cium Siswinya
Ilustrasi - ist

VIRAL, dawainusa.com Kasus kepala sekolah cium siswinya berujung pada penangkapan pelaku oleh aparat kepolisian. Saat ini, pelaku SA telah mendekam dalam sel tahanan polres setempat.

SA merupakan kepala sekolah SMA swasta di Dompu, Nusa Tenggara Barat. Ia diduga telah melakukan tindakan asusila karena mencium siswinya sendiri pada Februari lalu

PAUR Subbagian Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah mengatakan, peristiwa tak pantas yang dilakukan SA terjadi di ruang kelas yang kosong saat siswa lain mengikuti proses ujian semester.

Baca juga: 7 Tahun Belum Miliki Keturunan, Pasutri Culik Anak Majikan dari Malaysia

Dijelaskan Hujaifah, modus yang dilakukan SA kepada korban berawal dari mengirimkan pesan singkat kepada RA untuk menemuinya di ruangan tersebut.

“Saat korban menemuinya, pelaku ini pura-pura mengajak foto selfie dengan siswinya tersebut menggunakan telepon seluler,” katanya seperti dilansir Kompas.com, Kamis (12/3/2020).

Korban yang tak curiga kemudian menuruti permintaan kepala sekolahnya itu. Lalu, mereka pun berfoto di dalam ruang kelas yang kosong.

Ketika mereka berdiri bersebelahan, SA tiba-tiba merangkul dan mencium korban. Saat itu korban berontak namun pelaku malah menarik paksa tubuhnya.

“Korban melakukan perlawanan hingga berhasil melarikan diri pulang ke rumah. Kemudian menceritakan kejadian itu ke orangtuanya,” ujarnya.

Ilustrasi
Ilustrasi – ist

Kepala Sekolah Cium Siswinya, Orangtua Lapor ke Polsek Dompu

Tak terima dengan perbuatan yang dilakukan pelaku terhadap anaknya, orangtua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Dompu.

Pasca-kejadian itu, keluarga korban dan warga sekitar yang tak terima dengan perbuatan pelaku sempat melakukan aksi blokade jalan, Selasa malam.

Baca juga: Mengamuk di Kantor Polisi Karena Ditilang, Pria Ini Tewas Ditembak

Namun, katanya, aksi warga tersebut tak berlangsung lama setelah polisi melakukan mediasi dengan keluarga korban.

“Alhamdulillah, jalan kembali dibuka setelah pihak keluarga memastikan pelaku telah ditangkap,” ujarnya.*

Artikulli paraprak7 Tahun Belum Miliki Keturunan, Pasutri Culik Anak Majikan dari Malaysia
Artikulli tjetërMengerikan, Ini Penampakan Paru-paru Para Korban Virus Corona