Khusus untuk Perjalanan Domestik di NTT, Syarat Kartu Vaksin Covid-19 Ditiadakan
Ilustrasi - ist

KUPANG, dawainusa.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meniadakan aturan harus ada kartu vaksin Covid-19 bagi setiap pelaku perjalanan yang menggunakan pesawat terbang di wilayah tersebut.

Peniadaan aturan tersebut disampaikan secara langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan NTT Isyak Nuka pada Kamis (29/7).

Baca juga: Waspada Covid-19 Varian Delta, Kapal Penumpang Dilarang Masuk ke NTT

“Kita ubah kebijakannya dari semula mewajibkan menunjukkan kartu vaksin jika ingin bepergian, kini tidak perlu lagi. Tetapi hanya khususnya di wilayah NTT saja,” kata Nuka di Kupang, Kamis (29/7).

Nuka mengatakan, kebijakan ini diambil berdasarkan surat edaran perihal Penyesuaian Perpanjangan Pembatasan Pelayanan Angkutan Udara, Laut dan Penyeberangan Nomor 550/553.2/316/VII/2021 tertanggal 29 Juli 2021 yang diditandatangani langsung oleh dirinya sebagai Kadis Perhubungan NTT.

Alasan Ditiadakannya Aturan Harus Ada Kartu Vaksin Covid-19

Lebih lanjut, Nuka menjelaskan, alasan ditiadakannya aturan harus ada kartu vaksin Covid-19 itu ialah karena sejauh ini, masih banyak warga NTT yang belum menerima suntikan vaksin Covid-19.

“Kita keluarkan SE untuk tidak mensyaratkan sertifikat vaksinasi sebagai syarat perjalanan. Hal ini karena belum semua masyarakat divaksin karena tidak tersedianya vaksin yang cukup di daerah-daerah di NTT ini,” ujar Nuka.

Baca juga: Jubir Vaksinasi: 90% Pasien yang Sudah Divaksin Sembuh dari Covid-19

Meski kartu vaksin Covid-19 sudah tidak harus dimiliki, setiap pelaku perjalanan tetap harus menunjukkan surat hasil negatif tes cepat Test Antigen yang berlaku 1 x 24 jam sebelum keberangkatan dan mengisi e-HAC Indonesia.

Aturan tersebut juga diberlakukan bagi setiap pelaku perjalanan yang menggunakan jasa transportasi darat dan laut.

Soal Kasus Covid-19 di NTT

Dilansir dari covid19.nttprov.go.id pada Jumat (30/7), sejauh ini, angka kasus positif Covid-19 di NTT sudah mencapai 38.412 kasus.

Dari data tersebut, untuk yang masih dirawat terdapat 9.618 kasus, yang sembuh ada 27.975 orang, dan yang sudah meninggal ada 819 orang.

Baca juga: Kasus Covid-19 Naik, Pemerintah Pusat Diminta Kirimkan Tambahan Vaksin ke NTT

Terkait dengan jumlah kasus Covid-19 tersebut, sejumlah wilayah di NTT juga telah sedang menerapkan kebijakan PPKM Level 4.

Daerah yang menerapkan kebijakan PPKM Level 4 tersebut ialah Kota Kupang, Kabupaten Sikka, dan Kabupaten Sumba Timur. Kebijakan tersebut berlaku hingga 8 Agustus mendatang.*