Dawainusa.com — Tak lama lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan membuka pendaftaran pasangan calon (paslon) kepala daerah pada Pilkada serentak tahun 2020 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Pilkada serentak 2020 digelar di 270 wilayah, terdiri dari 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota. Semula, Pilkada serentak diagendakan digelar pada Maret 2020.

Namun karena pandemi virus corona, akhirnya diundur ke September. Ketika pandemi makin meningkat, KPU pun memutuskan untuk menggelarnya di akhir tahun.

Berdasarkan Peraturan KPU No.5/2020, yang dibuat setelah masa transisi, pendaftaran paslon akan dibuka pada 4-6 September mendatang. Sementara, pengumuman pendaftaran paslon akan terjadi pada 28 Agustus sampai dengan 3 September.

Namun demikian, di sembilan kabupaten/kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, belum ada satupun paslon yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Berbeda dengan Partai Nasdem yang sudah jauh-jauh hari mengumumkan beberapa paslon di 9 kabupaten/kota. Dari peta elektabilitas, paslon-paslon yang diusung partai pimpinan Surya Paloh itu dinilai kuat di akar rumput.

Padahal, partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu sudah tiga kali mengumumkan calon kepala daerah untuk berlaga di Pilkada serentak 2020.

Terakhir, partai berlambang banteng itu memberikan rekomendasi kepada 75 paslon untuk berlaga di Pilkada serentak pada Selasa (11/8). Dari daftar paslon, tak ada satupun dari NTT. Publik NTT pun mulai meraba-raba, ada apa dengan PDIP?

Baca Juga: Jokowi Harap Pilkada Serentak 2020 Tak Munculkan Klaster Baru Covid-19

Proses Seleksi Paslon PDIP Masih Berjalan

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi NTT Emelia Julia Nomleni mengatakan bahwa pihaknya di daerah tidak kecewa dengan sikap DPP PDIP.

Pekan lalu, seperti diberitakan Pos Kupang, calon Wakil Gubernur NTT 2018 itu mengatakan akan menghargai proses seleksi yang sedang berjalan di DPP PDIP.

Menurut Emi, semua proses yang dilakukan ditingkat DPC dan DPD berjalan dengan baik sesuai dengan instruksi DPP PDIP. Dari beberapa DPD PDIP di NTT, disebutkan telah mengusulkan nama-nama paslon yang akan berlaga di Pilkada serentak.

Emi, begitu sapaannya, menerangkan bahwa proses penetapan paslon oleh DPC dan DPD PDIP di NTT telah dijalankan sesuai prosedur dan kepentingan daerah.

Karena itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan DPP PDIP untuk menentukan secara terbuka paslon yang akan berlaga nantinya.

“Segala sesuatu yang kita lakukan dari level bawah itu ikut aturan main dan memang itu sudah berjalan sesuai dengan kondisi yang ada di tingkat bawah,” kata Emi.

Ketua DPRD NTT itu menandaskan bahwa DPP PDIP telah menyelesaikan proses finalisasi beberapa pasangan calon dari sembilan kabupaten yang dikirim. Sudah lebih dari 50 persen pasangan calon yang telah selesai diproses oleh DPP PDIP.

Hal itu ditegaskan Sekretaris DPD PDIP NTT Yunus Takandewa, bahwa kemungkinan DPP PDIP telah mengagendakan akan mengumumkan paslon pada tahap berikutnya.

Untuk diketahui, pengumuman rekomendasi tahap keempat PDIP untuk paslon yang akan berlaga di Pilkada serentak akan terjadi akhir pekan ini, Sabtu (15/8).

Karena itu, seperti dikatakan Ketua DPC PDIP Kabupaten Belu Oktovianus Nyongky Rorong, bahwa belum adanya paslon dari PDIP di Pilkada NTT bukan berarti partai moncong putih itu tidak memiliki paslon unggulan.

“Ini hari belum diumumkan. NTT tahap keempat, yang hari ini tahap tiga. Saya belum tahu jadwalnya hari apa tapi kita diumumkan tahap keempat,” katanya.

Ketua DPD PDIP NTT Emi Nomleni. Foto/Sergap.
Ketua DPD PDIP NTT Emi Nomleni. Foto/Sergap.

Baca Juga: Besok, PDIP akan Umumkan Dukungan ke Menantu Jokowi di Pilkada Medan

Paslon PDIP di NTT

Peta politik di NTT memang sedang panas di tengah naiknya elektabilitas Nasdem yang dikonsolidasi oleh kemenangan Vicktor Bungtilu Laiskodat sebagai Gubernur NTT.

Namun DPD PDIP sendiri tidak gentar berhadapan dengan tekanan politik itu. Di Pilkada kali ini, partai marhaen itu berupaya memilih kandidat terbaik untuk berlaga.

Ada 4 paslon yang sudah pasti akan diseleksi oleh DPP PDIP di Jakarta. Paslon di lima kabupaten lain akan menjalani seleksi ketat karena mengusung beberapa nama paslon.

Berikut daftar paslon PDIP NTT di Pilkada 2020 yang sudah pasti untuk berlaga namun masih menunggu rekomendasi DPP PDIP:

  1. Kabupaten Belu: Willybrodus Lay-Ose Luan
  2. Kabupten Manggarai Barat: Maria Geong-Silverius Sukur
  3. Kabupaten Manggarai: Herybertus Nabit-Heribertus Ngabut
  4. Kabupaten Ngada: Helmut Waso-Anis Tay Ruba