Seminggu Buron, Wakil Ketua DPRD Bali Ditangkap di Sawah

Seminggu Buron, Wakil Ketua DPRD Bali Ditangkap di Sawah

Setelah menyandang status sebagai buron kasus sabu, Wakil Ketua DPRD Bali Jro Gede Komang Swastika, akhirnya ditangkap di tengah sawah. (Foto: ilustrasi penangkapan - ryb.ru)

BALI, Dawainusa.com – Wakil Ketua DPRD Bali Jro Gede Komang Swastika akhirnya berhasil ditangkap oleh Satgas Cyber, Transnational and Organized Crime (CTOC) Polda Bali. Ia ditangkap di tengah sawah di daerah Payangan, Gianyar, Bali pada Senin (13/11) malam setelah lebih dari seminggu menyandang status sebagai buron kasus narkoba.

Mantan politisi Gerindra yang akrab disapa Jro Jangol itu ditetapkan sebagai tersangka bandar narkoba jenis sabu menyusul penggerebekan di kediamannya, Jalan Pulau Batanta Nomor 70, Denpasar pada Sabtu (4/11) lalu.

Selain mengamankan 31 paket sabu, dalam penggerebekan itu polisi juga menemukan 1 pistol merek Baretta, 2 senjata airsoft gun, 5 pisau belati, 1 keris kuningan, 5 kotak peluru senapan angin, 1 kotak peluru airsoft gun, 4 bong, 2 buku tabungan, dan 5 tabung gas airsoft gun.

(Baca juga: Terlibat Bisnis Narkoba, Wakil Ketua DPRD Bali Jadi Buronan)

Namun, Jro Jangol dan dua tersangka lainnya dikabarkan telah menghilang sebelum penggerebekan dilakukan. Polisi pun lantas menyebarkan foto wajah dan ciri-ciri mereka ke seluruh jajaran Polda Bali dan Polri. Selain itu, pasca penetapannya sebagai tersangka, ketiganya dikenakan pencekalan keluar negeri.

Jro Gede Komang Swastika: Bersembunyi di Tengah Saung

Informasi keberadaan Jro Jangol didapatkan polisi dari pantauan masyarakat yang melihatnya berkunjung ke rumah ibu kandungnya pada Minggu (12/11) malam. Rumah ibu kandungnya berjarak sekitar dua kilometer dari lokasi penangkapan.

Jro Gede Komang Swastika saat ditangkap

Jro Gede Komang Swastika usai ditangkap di tengah sawah (Foto: Tribun Bali)

Semula, politisi tersebut dikabarkan bermalam di rumah ibu kandungnya pada Minggu malam. Kemudian, pada Senin (13/11) malam, ia membawa sepeda motor untuk tidur sekaligus bersembunyi di tengah sawah.

(Baca juga: Polri: Rokok Elektrik Merusak Masa Depan Bangsa)

Polisi menangkap Jro Jangol di sebuah saung di tengah sawah sekitar pukul 22.00 malam. Menurut informasi yang dilansir Detikcom pada Selasa (14/11), ia ditahan di Markas Komando Brimob Polda Bali di Jalan Tohpati, Denpasar.

Hingga saat berita ini diturunkan, Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja maupun Kapolresta Denpasar Kombes Hadi Purnomo belum memberikan konfirmasi.

Jro Gede Komang Swastika: Pernah Jalani Rehabilitasi

Setahun yang lalu, Jro Gede Komang Swastika pernah menjalani rehabilitasi selama sebulan setelah BNNP Bali menyatakan dirinya positif sebagai pengguna narkkoba. Hal itu diketahui dari hasil tes urine yang digelar oleh BNNP Bali bagi wakil rakyat di gedung DPRD Bali.

Saat itu, hanya dirinyalah satu-satunya anggota DPRD Bali yang oleh BNNP dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba. Adapun jenis narkoba yang digunakannya adalah sabu-sabu.

(Baca juga: Sepucuk Surat Adrian, Mahasiswa Asal Soe yang Tewas Gantung Diri)

“Nah terjadi perbuatan sekarang. Ini bukan bagian kita lagi. Melainkan bagian perbuatan seseorang yang melakukan kejahatan,” ujar Kepala BNNP Bali Brigjen Gede Suastawa saat diwawancara Tribunnews, Kamis (9/11).

Kali ini, Jro Jangol tidak hanya menjadi pengguna. Ia ditetapkan sebagai tersangka bandar narkoba jenis sabu. Selain memperdagangkan sabu, sang mantan politisi Gerindra juga menyediakan lima ruangan khusus di rumahnnya agar para pelanggannya dapat menikmati barang terlarang tersebut.* (RTH)