Jokowi Pastikan Akan Bangun Perumahan untuk Keluarga Prajurit Nanggala-402
Foto Instagram/@jokowi

Dawainusa.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pastikan akan membangun perumahan bagi keluarga para prajurit korban KRI Nanggala-402.

Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat mengunjungi keluarga korban Nanggala-402 di Surabaya Jawa Timur, Kamis (29/04/2021).

“Pemerintah menaikkan pangkat satu tingkat. Dan juga menyiapkan perumahan. Lokasinya dipersilakan ibu-ibu sekalian,” kata Jokowi.

Baca jugaPresiden Jokowi Akan Kunjungi Keluarga Korban KRI Nanggala 402

Jokowi Akan Bagun Perumahan  untuk Keluarga Korban Nanggala

Duka atas tenggelamnya KRI Nanggala-402 hingga kini masih dirasakan publik tanah air terutama keluarga dari ke-53 prajurit yang meninggal dalam tragedi tersebut.

Saat mengunjungi keluarga korban Nanggala-402, Jokowi menyampaikan rasa duka cita yang sangat mendalam terhadap keluarga yang kini tengah berduka.

Kepala Negara menyampaikan duka cita mendalam atas insiden yang mengakibatkan 53 prajurit TNI AL meninggal dunia di perairan utara Pulau Bali tersebut.

“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita yang mendalammendalam,” ujarnya.

“Pemerintah sangat menghargai perjuangan dan jiwa patriotik mereka,” lanjutnya.

Presiden Jokowi
Foto Instagram/@jokowi

Baca jugaPKS Silaturahmi ke PKB, Bicara Sinergi Keumatan

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah melalui Kementerian Sosial menyerahkan santunan kematian bagi keluarga yang ditinggalkan.

Mensos Tri Rismaharini menyerahkan santunan kematian kepada 51 ahli waris dengan nilai masing-masing Rp15 juta.

Sebelumnya Risma juga menyerahkan santunan kepada dua ahli waris yaitu istri Mayor Laut (E) Whilly dan isteri Kopda Dirgantara Nugroho Putranto.

Selain santunan, Risma menyatakan juga akan mengirimkan pekerja sosial untuk memberikan layanan trauma healing kepada keluarga korban.

Selain santunan, Risma juga menyerahkan bantuan pendukung pemenuhan kebutuhan dasar untuk anak dan bayi dalam kandungan yang ditinggalkan masing-masing Rp100 juta.

Tidak hanya memberikan santunan, ada juga piagam penghargaan atau kehormatan untuk korban.

“Mudah-mudahan dengan bantuan ini dapat meringankan sebagian beban keluarga yang ditinggalkan,” kata Risma.

Kemensos juga terus memantau dan memastikan keluarga korban mendapatkan pendampingan psikososial.

“Kami akan kirimkan petugas untuk penanganan trauma. Yang dari daerah sudah berjalan melalui balai-balai kami. Mudah-mudahan dengan ini membantu meringankan beban psikologis keluarga prajurit,” ujar Risma.

Hadir juga dalam kegiatan ini, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.*