Jaksa Agung Perintahkan Jajaran Awasi Program PPKM Darurat Jawa dan Bali

Pengawasan tersebut sebagai dukungan Kejaksaan Agung terhadap kebijakan pemerintah menangani pandemi Covid-19.

Jaksa Agung Perintahkan Jajaran Awasi Program PPKM Darurat Jawa dan Bali
Foto/Ist

Dawainusa.com – Menyikapi program PPKM darurat Jawa dan Bali, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memerintahkan jajarannya mengawasi program yang menggunakan APBD dan APBN tersebut.

Pengawasan tersebut sebagai dukungan Kejaksaan Agung terhadap kebijakan pemerintah menangani pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Sanitiar Burhanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin, (5/7/2021) pagi.

“Jangan ragu melakukan upaya represif melalui penindakan bagi siapa saja atau pihak kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah apabila ada yang bertujuan untuk mengambil kesempatan dan keuntungan tidak sah bagi pribadinya sendiri di tengah kondisi yang seperti ini,” katanya.

Baca jugaKenang Pengabdian Menteri Penerangan Harmoko, Ini Kata Menkominfo

Instruksi Jaksa Agung

Jaksa Agung telah menerbitkan instruksi melalui Surat Nomor: B-132/A/SKJA/06/2021 tanggal 30 Juni 2021, yang pada pokoknya memerintahkan agar para kepala kejaksaan tinggi (kajati) dan kepala kejaksaan negeri (Kajari) agar mendukung kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Pulau Jawa dan Bali.

Instruksi tersebut tindak lanjut dari Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Coronavirus Disease (COVID) 2019 Di Wilayah Jawa Dan Bali, pada instruksi keenam disebutkan bahwa kejaksaan telah diberikan tanggung jawab untuk bersama-sama TNI dan Polri memberikan dukungan penuh kepada para kepala daerah dalam mengoordinasikan dan mengawasi pelaksanaan PPKM darurat COVID-19.

Terkait dengan pelaksanaan PPKM darurat di Pulau Jawa dan Bali, Minggu (4/7), Jaksa Agung memberikan arahan untuk berperan aktif mendukung kebijakan pengendalian pandemi COVID-19.

Arahan yang disampaikan melalui sarana virtual diikuti oleh Jaksa Agung Muda Intelijen, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, serta para kajati, dan kajari se-Jawa dan Bali.

Berkaitan dengan tugas dan fungsi di bidang penuntutan dan penanganan perkara di bidang pidana khusus sekaligus penegakan hukum terhadap pelanggaran selama periode PPKM darurat, Jaksa Agung memerintahkan untuk mengawasi program-program PPKM darurat yang menggunakan APBN/APBD.

Jaksa Agung juga mengingatkan masih adanya pelanggaran dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana lain yang berkaitan dengan penyalahgunaan alat kesehatan COVID-19 oleh oknum tertentu dan kerumunan, dihimbau untuk dituntut secara maksimal terhadap pelaku bersangkutan.

“Hal tersebut dapat memberi efek jera bagi pelaku dan sebagai peringatan sehingga tidak ada pelaku-pelaku lain bermunculan,” kata Burhanuddin.*

Artikulli paraprakRatusan Warga di Desa Mosi Ngaran, Manggarai Timur Terpapar Covid-19
Artikulli tjetërMenkominfo Wakili Pemerintah Pimpin Apel Persada Pertiwi Pemakaman Menteri Penerangan Harmoko