Dawainusa.com — Giring Ganesha digadang-gadang bakal diplotkan oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menjadi calon Presiden pada Pilpres 2024 setelah ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSI.

Penunjukan Giring sebagai Plt Ketum PSI langsung diberikan oleh pendiri dan Ketua Umum PSI Grace Natalie, demikian laporan Kompas.com, Senin (17/8).

Selain karena alasan dirinya akan melanjutkan program studi Magister di Singapura, Grace menilai bahwa Giring merupakan sosok anak muda yang kreatif.

“Pengalaman berjuang bersama di PSI selama beberapa tahun terakhir menjadi pertimbangan. Bro Giring juga bisa mewakili sosok anak muda kreatif,” ucap Grace.

Lantaran jabatan barunya tersebut, nama mantan vokalis grup band Nidji kini pun ramai diperbincangkan masyarakat.

Belum lama ini, beredar foto-foto baliho yang memperlihatkan ayah tiga anak ini sebagai calon Presiden 2024.¬†Dalam baliho tersebut tertulis “Giring untuk Presiden 2024”. Baliho itu terlihat jelas di salah sebuah jalanan.

Namun Grace Natalie enggan mengomentari foto-foto tersebut. Ia mengatakan, akan ada waktu yang tepat untuk menjelaskan hal tersebut.

“Sabar ya, pada waktunya akan dijelaskan,” kata Garace.

Baca Juga: Heboh, Najwa Shihab Blak-Blakan Ingin Jadi Calon Presiden

Giring Pernah Jadi Caleg PSI

Giring dikenal karena popularitas grup band Nidji, di mana ia menjadi vokalis. Ia memulai debut di grup band itu tahun 2002.

Bersama Nidji, politikus 37 tahun mendapat banyak penggemar dan namanya langsung menjadi populer di industri musik nasional.

Lima tahun kemudian, ia memutuskan keluar dari Nidji dan memulai karir barunya di dunia politik. Ia memilih bergabung dengan PSI di tahun 2017.

Partai ini mayoritas diisi anak-anak muda dan memiliki visi egalitarianisme. Ia sendiri menjadi satu-satunya politisi dari kalangan artis di PSI.

Baca Juga: Viral Kisah Anak Kecil Berani Naik Pesawat Sendiri demi Jenguk Ayahnya yang Sakit

Pada Pemilu Legisltaif 2019, suami Cinthya Riza ini pun maju sebagai calon anggota legislatif dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Jawa Barat, yang meliputi Bandung-Cimahi. Dalam pemilihan tersebut, Giring meraih suara terbanyak.

Namun, karena perolehan suara PSI tidak mencapai ambang batas minimal 4 persen untuk mendapatkan kursi di DPR, ia pun gagal melenggang ke Senayan.

Meski gagal menjadi anggota DPR, ia tetap aktif di PSI dan kini didapuk menjadi Plt Ketum PSI oleh Grace Natalie.

Grace memercayakannya memimpin PSI karena ia akan mengambil studi magister di di Lee Kuan Yew School of Public Policy, NUS, Singapura.

Lama studinya diperkirakan setahun. Dengan demikian, politisi berambut ikal itu akan menjabat sebagai Plt Ketum selama setahun.*

View this post on Instagram

Dua vokalis bertemu di kantor DPP @psi_id dalam rangka pemberian SK dukungan kepada pasangan Cagub dan Cawagub Sulawesi Tengah, Bapak @anwarhafid14 dan bro @pashaungu_vm . – Pertemuan dua jam lebih penuh dengan canda tawa mengingat masa muda di panggung musik saat tur bareng keliling Indonesia. Pertemuan ini juga ajang tukar pikiran mengenai visi pembangunan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tengah saat mereka terpilih serta rencana membangun jaringan Partai Solidaritas Indonesia di Sulteng. – Kader Partai Solidaritas Indonesia di Sulawesi Tengah siap memenangkan duo MANTAAAAAP ini karena visi pembangunan untuk kesejahteraan warga Sulawesi Tengah. Sukses dan menang duo AS !! #partaisolidaritasindonesia #PSI

A post shared by Giring Ganesha (@giring) on