Isu Skandal Perselingkuhan Sandiaga Uno, Begini Komentar Fadli Zon

Isu Skandal Perselingkuhan Sandiaga Uno, Begini Komentar Fadli Zon

JAKARTA, dawainusa.com Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon turut mengomentari isu skandal yang melibatkan Calon Wakil Presiden Prabowo Subianto, Sandiaga Sallahudin Uno.

Sebelumnya, Sandiaga diisukan berselingkuh dengan perempuan berinisial MB, pejabat di salah satu perusahaan terkemuka di Jakarta. Adapun isu tersebut diketahui dari sebuah situs yang beredar di media sosial.

Terkait hal itu, Fadli Zon menyebut situs tersebut merupakan buatan pihak tertentu dan merupakan “pusat hoaks nasional”. “Alah, itu pasti dibuat oleh ‘pusat hoax nasional’,” ujar Fadli di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/9).

Baca juga: Sandiaga Uno Angkat Bicara Soal Dirinya yang Disebut Ulama

Meski demikian, Fadli enggan menyebut siapa yang dimaksud ‘pusat hoax nasional’ tersebut. “Ya kita kan udah tahu itu kita semua siapa itu pusat hoax nasional. Yang gitu-gitu pasti kan pusat hoax nasional yang buat tuh,” kata anggota Dewan Pengarah Timses Prabowo-Sandiaga itu.

Terpisah, koordinator juru bicara Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, situs tersebut hanyalah berisi fitnah. Dahnil tak mengenal MB dan dia meminta polisi bertindak.

“Yang jelas, kami sejak awal itu tidak… apa namanya, kami mengutuk ya upaya-upaya kampanye yang bernuansa fitnah, menebar kebencian,” ujar Dahnil saat dimintai konfirmasi, Selasa (25/9).

“Pertama, tentu kami berharap pihak kepolisian melakukan tindakan hukum sesegera mungkin karena kan pihak kepolisian melalui divisi cyber crime-nya sudah bisa dengan mudah mengungkap ya,” imbuh Dahnil.

Polisi Harus Berlaku Adil

Pada kesempatan yang sama Dahnil mengatakan, polisi bisa sangat mudah mengungkap dalang di balik web hoax tersebut. Bagi Dahnil, polisi harus berlaku adil kepada semua pihak, termasuk dua pasangan capres-cawapres di Pilpres 2019.

“Sekarang kita tagih gimana dengan mereka-mereka yang menebar fitnah terhadap Pak Sandi, dalam hal ini pihak oposisi. Jangan sampai kemudian ada fitnah yang menyangkut presiden, menyangkut petahana itu polisi cepat sekali menuntaskannya,” ucap Dahnil.

Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu menegaskan, polisi harus cepat membongkar hoax tersebut. Dia tak mau polisi santai-santai saja karena isu ini hanya menyerang oposisi. Dahnil juga menyebut tim Prabowo-Sandi santai menanggapi isu ini. Dahnil menganggap tuduhan perselingkuhan itu bisa jadi ladang amal Sandi.

Baca juga: Tolak Pendapat Petinggi PKS, Fahri Hamzah: Sandiaga Itu Pedagang

“Tentu kami, kalau istilah Bang Sandi itu woles saja. Mudah-mudahan ini jadi amal baik bagi kami semuanya, amal baik, khususnya Bang Sandi, karena difitnah. Mudah-mudahan jadi penggugur dosa beliau,” sebut Dahnil.

Sementara ketika ditanya apakah ada niat dari pihak Sandi melaporkan web tersebut, Dahnil menyebut akan berkoordinasi dengan tim hukum Prabowo-Sandi. Meski demikian, dia menegaskan polisi bisa langsung bertindak karena kasus ini bukan delik aduan.

“Yang jelas fitnah ya. Bang Sandi itu tidak mungkin melakukan hal-hal seperti itu. Sejak awal beliau itu memahami konsekuensi ketika beliau berhadapan dengan petahana dan kemudian orang-orang yang tidak suka terhadap beliau pasti akan memproduksi fitnah-fitnah itu,” tutur Dahnil.

“Polisi harus membuktikan bahwasanya mereka itu mampu menangkap penebar fitnah ini sesegera mungkin. Ini kan bukan delik aduan lagi ini. Ini sudah ke pidana murni. Harus bisa ditangkap pihak kepolisian segera,” pungkasnya.

Polisi Minta Situs Skandal Sandiaga Diblokir

Pihak Kepolisian bergerak cepat menanggapi situs skandal Sandiaga Uno yang beredar di media sosial. Kepolisian telah meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memblokir situs tersebut.

“Polisi sudah meminta Kominfo untuk blokir situs itu,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Argo mengatakan permintaan pemblokiran situs itu telah disampaikan kepada Kominfo setelah situs tersebut beredar pada Senin (24/9).

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Erick Thohir Menangis Saat Dirinya Jadi Cawapres

Selain itu, polisi akan berkoordinasi dengan pihak lain dalam penyelidikan kasus tersebut.”Lidik (penyelidikan) dulu, nanti kami sudah mengambil yang ada di situs itu, nanti kami komunikasikan setelah itu,” ujar dia.

Sebelumnya, selain menyebut Sandiaga berselingkuh dengan MB, dalam situs yang sama MB juga disebut sering ke Balai Kota DKI Jakarta saat Sandiaga menjabat Wagub DKI Jakarta. Dalam situs, tampak pula foto-foto perempuan yang diisukan dekat dengan Sandiaga.*