Dawainusa.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang istri bule pukul polisi dengan tongkat bisbol beredar viral di media sosial.

Dalam video yang beredar, istri bule berinisal M yang pukul polisi tersebut bahkan mengaku kenal dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

Kejadian itu diketahui dari unggahan yang dibagikan oleh akun Instagram Instagram @Polres_Jakbar, Jumat (14/8/2020).

Baca jugaViral Kisah Anak Kecil Berani Naik Pesawat Sendiri demi Jenguk Ayahnya yang Sakit

Detik-detik Istri Bule Pukul Polisi

Dilansir Dawainusa.com, dalam video itu, tampak istri bule itu pukul polisi dengan sebuah tongkat bisbol .

Sementara itu seorang pria bule paru baya terlihat meminta polisi keluar dari rumahnya. Adapun keterangan yang ditulis dalam keterangan unggahan tersebut yakni sebagai berikut:

Polisi di Jakarta Barat Dipukuli Saat Menangkap Pengguna Narkoba

Penangkapan dua penyalahguna narkoba diwarnai insiden penganiayaan. Beberapa anggota polisi terluka usai dipukul stik baseball.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S Latuheru menerangkan, kejadian ini bermula ketika polisi mendatangi Perumahan Serenia Hills, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Rabu (12/8/2020).

Anggota mendatangi salah satu rumah yang diduga dihuni penyalahguna narkoba.

Saat penggerebekan didampingi sekuriti.

Ketika pelaku membuka pintu, salah satu pelaku kaget ternyata tamunya adalah anggota polisi.

Pelaku lari ke atas rumah. Sehingga anggota berinisiatif masuk ke dalam rumah untuk mengejar pelaku.

Namun malah dihadang oleh M, dia membela anaknya dengan menuduh anggota Polres Metro Jakarta Barat sebagai polisi gadungan.

M kemudian menganiaya salah satu anggota bernama Bripka Naldi dengan stik baseball hingga memar di bagian kepala.

Audie menuturkan, padahal saat itu anggota bertugas telah memperkenalkan diri serta menunjukkan surat penangkapan.

“Pelaku mencoba mengalihan perhatian, mengaburkan upaya pemberantasan narkoba dengan cara mengatakan petugas kami polisi gadungan. Anggota kami juga dipukuli,” ujar dia.

Kemudian, Audie mengatakan polisi akhirya berhasil menguasai situasi. Dua orang pengedar AM (31) dan M (49) berhasil dibekuk. Keduanya adalah ibu dan anak.

“Kami amakan barang bukti ganja yang dimasukan ke dalam botol minuman keras,” ujar dia.

Sementara itu, Audie menerangkan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan keluarga pelaku ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Kami sudah melaporkan penganiayaan ini ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya,” ujar dia, begitu keterangan video di akun Instagram @polres_jakbar.

Istri Bule
Tangkap Layar Unggahan Instagram/@polres_jakbar

“Out of my house,” kata pria bule paruh baya itu kepada sejumlah anggota kepolisian.

Baca jugaMendagri Usul Covid-19 Jadi Tema Debat Publik Pilkada 2020

Sementara, seorang wanita dan beberapa anak muda yang berdiri di belakang pria bule itu membentak-bentak anggota polisi.

Bahkan, seorang wanita teriak-teriak dan mengaku kenal mantan Kapolri Tito Karnavian.

“Saya tidak terima seperti ini. Jangan main-main kalian. Saya kenal Tito Karnavian,” teriak wanita tersebut.

Polisi pun terus mundur turun dari tangga, karena terdesak oleh anggota keluarga yang tinggal di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan itu.

Sambil berjalan, pria bule itu terus meminta polisi agar keluar dari rumahnya.

Sampai keluar dari pintu utama, polisi terus menjelaskan mereka harus memeriksa rumah yang diduga menyimpan narkoba itu.

Namun, seorang wanita yang awalnya hanya marah-marah, mendekat sambil membawa tongkat bisbol.

Wanita yang diketahui berinisial M (49) itu secara membabi buta memukul polisi menggunkan tongkat bisbol.

Pria bule itu terlihat melerai wanita tersebut. Namun, para anak muda terlihat makin mengompori wanita tersebut dengan berteriak-teriak kepada polisi.

“Apa kamu ambil-ambil video?” hardik wanita itu sambil memukulkan tongkat bisbol.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Kompol Ronaldo Maradona membenarkan informasi tersebut.

Ronaldo mengatakan, penangkapan itu diawali dari adanya laporan penyalahgunaan narkoba di rumah tersebut.

Polisi pun berencana melakukan penggeledahan pada Rabu (13/8/2020) malam.

Setelah diselidiki benar saja, keluarga itu menyimpan minuman mengandung ganja yang dibeli dari luar negeri.

“Ketika kami berhasil geledah kami temukan minuman.”

“Hasil forensik menyatakan minuman itu positif mengandung senyawa kimia ganja,” jelas Ronaldo saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2020).

Sementara untuk tindak kekerasan, saat ini pihaknya sudah melaporkannya ke Polda Metro Jaya untuk diusut tuntas.

Atas kepemilikan minuman ganja, seorang ibu yang juga memukul polisi dengan tongkat bisbol berinisial M (49), diamankan polisi.

Sementara, pria berinisial AM (31) juga ditahan atas penyalahgunaan narkoba.

View this post on Instagram

. . . Penangkapan dua penyalahguna narkoba diwarnai insiden penganiayaan. Beberapa anggota polisi terluka usai dipukul stik baseball. Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Audie S. Latuheru menerangkan, kejadian ini bermula ketika polisi mendatangi Perumahan Serenia Hills, Lebak Bulus, Jakarta Selatan pada Rabu (12/8/2020). Anggota mendatangi salah satu rumah yang diduga dihuni penyalahguna narkoba. Saat penggerebekan didampingi sekuriti. Ketika pelaku membuka pintu, salah satu pelaku kaget ternyata tamunya adalah anggota polisi. Pelaku lari ke atas rumah. Sehingga anggota berinisiatif masuk ke dalam rumah untuk mengejar pelaku. Namun malah dihadang oleh M, dia membela anaknya dengan menuduh anggota Polres Metro Jakarta Barat sebagai polisi gadungan. M kemudian menganiaya salah satu anggota bernama Bripka Naldi dengan stik baseball hingga memar di bagian kepala. Audie menuturkan, padahal saat itu anggota bertugas telah memperkenalkan diri serta menunjukkan surat penangkapan. "Pelaku mencoba mengalihan perhatian, mengaburkan upaya pemberantasan narkoba dengan cara mengatakan petugas kami polisi gadungan. Anggota kami juga dipukuli," ujar dia. Kemudian, Audie mengatakan polisi akhirya berhasil menguasai situasi. Dua orang pengedar AM (31) dan M (49) berhasil dibekuk. Keduanya adalah ibu dan anak. "Kami amakan barang bukti ganja yang dimasukan ke dalam botol minuman keras," ujar dia. Sementara itu, Audie menerangkan kasus penganiayaan yang diduga dilakukan keluarga pelaku ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. "Kami sudah melaporkan penganiayaan ini ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya," ujar dia. . #polres_jakbar #satnarkobapolresjakbar #anggotadipukul #dipukul #unit1satnarkoba #ganja #penganiayaan

A post shared by Polres_Jakbar (@polres_jakbar) on