Soal Reshuffle, Istana Sebut yang Pasti Baru Dua Kementerian
Foto Instagram/@jokowi

Dawainusa.com – Istana sebut hingga saat ini baru dua kementerian yang pasti terkait dengan isu reshuffle kabinet Indonesia Maju yang heboh belakangan ini.

Hal itu diungkapkan juru bicara Presiden, Fadjroel Rachman yang menyebutkan bahwa hingga hari ini kepastian terkait reshuffle kabinet baru pada dua Kementerian.

“Yang kita sampai hari, (dua) itu yang pasti,” kata Fadjroel di Komplek Kemensetneg, Jakarta, Kamis, (22/4/2021), dikutip dari TribunNews.

Baca jugaBegini Kronologi Kapal Selam KRI Nanggala 402 Hilang Kontak

Istana Pastikan Baru Due Kementerian

Seperti yang ramai diberitakan sebelumnya, isu terkait dengan reshuffle kabinet belakangan ini mengemuka di tengah publik.

Sementara itu, pihak istana menyebutkan bahwa hingga saat ini baru dua kementerian yang sudah pasti.

Dua Kementerian yang dimaksud Fadjroel yakni Kementerian nomenklatur baru yaitu Kementerian Investasi dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek).

Kepastian dua kementerian tersebut kata Fadjroel karena usulan pemerintah kepada DPR disetujui.

Pertama yakni usulan pembentukan Kementerian baru yakni Kementerian Investasi, kedua yakni pengubahan kementerian sesuai dengan Undang-undang nomor 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara.

“Karena sudah disetujui oleh DPR, dan DPR sudah menerima alasan yang sesuai dengan alasan yang tercantum di dalam undang-undang 39 tahun 2008 itu. Untuk pembentukan (Kementerian) itu disebutkan harus memenuhi untuk keperluan efisiensi, efektivitas misalnya begitu, atau untuk keperluan adaptasi terhadap perubahan yang sifatnya global,” kata Fadjroel.

Joko Widodo
Foto Instagram/@fadjroelrachman

Baca jugaTNI Minta Bantuan Australia Cari KRI Nanggala 402

Terkait apakah kementerian lainnya juga akan ikut terkena perombakan Fadjroel mengaku tidak tahu. Termasuk mengenai kapan dan siapa yang akan mengisi dua pos Kementerian baru tersebut.

“Mengenai kapan siapa dan kemudian berapa banyak yang akan terjadi perubahan kalau dalam bahasa rakyat lah ya, itu kan artinya cuma Presiden Joko Widodo dan Allah Subhanahu Wa Ta’ala aja yang tahu,” pungkasnya.

Sebelumnya berdasarkan informasi yang beredar, Reshuffle yang akan dilakukan Presiden tidak akan besar-besaran.

Presiden hanya akan mengisi dua kementerian nomenklatur baru, ditambah jabatan Kepala BRIN.

Presiden juga disebut-sebut telah mengantongi dua nama yang akan mengisi pos dua Kementerian nomenklatur baru tersebut, dan masih menyeleksi siapa yang akan menduduki Kepala BRIN.*