Istana Beri Tanggapan Seputar Isu Reshuffle
Menteri sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno: Foto Instagram/@kliksamarinda

Dawainusa.com – Istana memberikan tanggapan seputar isu reshuffle kabinet Indonesia Maju (Jokowi-Maruf) yang ramai menjadi sorotan publik belakangan ini.

Menteri Sekretaris Negara, Pratikno pun mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo tidak akan merombak kabinetnya besok.

“Tidak ada (reshuffle),” demikian kata Mensesneg Kompleks Istana Kepresidenan pada Selasa (20/04/21) dikutip dari RRI.co.id.

Baca jugaIstri Penganiaya Perawat di Palembang Angkat Bicara

Tanggapan Seputar Reshuffle

Sementara itu, di saat bersamaan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung menambahkan jawaban.

“Besok Presiden kunjungan kerja ke Jawa Barat,” tambah Pram.

Ketika diminta untuk konfirmasi lebih lanjut mengenai reshuffle kabinet, apakah sebelum atau sesudah Lebara, Mensesneg Pratikno sama-sama memberi jawaban singkat.

“Ditunggu saja,” pungkas Pratikno.

Untuk diketahui, perubahan nomenklatur di tubuh Kabinet Indonesia Maju sudah mendapat persetujuan dari DPR RI.

Pemerintah akan melebur dua kementerian yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi.

Selain itu terdapat satu kementerian baru yakni Kementerian Investasi.

Sebelumnya, Jokowi telah merombak kabinetnya di akhir tahun 2020 lalu.

Jokowi mengganti dua menteri yang tertangkap KPK terkait kasus korupsi yakni Menteri Sosial dan Menteri Kelautan dan Perikanan.

Selain itu, Jokowi juga mengganti sejumlah menteri lainnya yakni Menteri Agama, Menteri Perdagangan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Menteri Kesehatan.

Jokowi juga melantik sejumlah Wakil Menteri yang menambah jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Mensesneg
Menteri sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno: Foto Instagram/@kliksamarinda

Baca jugaAli Ngabalin Angkat Bicara soal Isu Reshuffle Kabinet Digelar Rabu Besok

Tanggapan Ngabalin

Sebelumnya Ali Ngabalin juga sempet memberikan tanggapan terkait dengan isu rshuffle yang ramai dibicarakan saat ini.

Diketahui, Tenaga Ahli Utama Kepala Staf Presiden (KSP) itu kembali angkat bicara terkait isu diselenggarakannya reshuffle kabinet pada Rabu (21/3/2021) besok.

Ia mengatakan bahwa terkait isu tersebut tidak ada yang mustahil bagi Presiden Joko Widodo.

Ali Ngabalin mengatakan tidak ada yang mustahil bagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mengambil keputusan.

Terlebih, sosok Presiden Jokowi yang selama ini ia kenal tidak pernah menunda waktu.

“Tidak ada yang mustahil. Karena saya berkali-kali mengatakan karakter kepemimpinan yang ada pada Bapak Presiden Jokowi itu beliau tidak pernah menunda waktu,” kata Ngabalin, dikutip dari tayangan Youtube Kompas TV, Selasa (20/4/2021).

Ngabalin juga menyebut, Presiden Jokowi selalu cepat dan tepat untuk menyampaikan keputusan kepada publik, tak terkecuali tentang reshuffle kabinet ini.

“Selalu cepat mengambil keputusan dan insyaallah selalu tepat dalam membuat keputusan kepada publik,” ungkap Ngabalin.

Di sisi lain, Ngabalin mengatakan, proses penataan kembali kelembagaan dari hasil penggabungan Kemendikbud dan Kemenristek rupanya membutuhkan waktu.

Untuk itu, ia mengakui prediksinya soal gelaran reshuffle kabinet pada pekan lalu, meleset.

“Pekan-pekan lalu, saya memang bilang dalam waktu dekat dalam pekan-pekan ini.”

“Saya meyakini pekan kemarin, tapi ternyata tidak cukup,” ungkapnya.

Seperti diketahui, reshuffle Kabinet Indonesia Maju yang sebelumnya digelar dalam waktu dekat rupanya belum juga diumumkan.

Sontak, kemunduran pengumuman reshuffle kabinet oleh Presiden Jokowi pun membuat tanda tanya.

Disamping itu, nama-nama yang digadang-gadang menempati beberapa pos kementerian pun semakin mencuat.

Dari berbagai inisial yang disebut oleh para pengamat hingga kabar adanya partai oposisi yang bakal dirangkul oleh Jokowi.

Dengan demikian, Ngabalin pun menyampaikan, kemunduran pengumuman menandakan reshuffle kabinet memang sepenuhnya merupakan hak prerogatif presiden.