Intip Fakta-fakta Unik dan Menarik yang Ada di Nagekeo

Intip Fakta-fakta Unik dan Menarik yang Ada di Nagekeo

TRAVEL, dawainusa.com – Nagekeo adalah nama sebuah kabupaten di Pulau Flores-NTT. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Ngada yang diresmikan pada Selasa, 22 Mei 2007 oleh Penjabat Mendagri Widodo A.S. dan Drs. Elias Djo yang ditunjuk sebagai penjabat bupati.

Luas wilayahnya 1.386 km2 dengan jumlah penduduk 161.285 jiwa berdasarkan data semester 2 tahun 2017, serta pusat pemerintahannya berada di Mbay.

Baca juga: 10 Tempat Menarik di Kota Kupang yang Wajib Dikunjungi

Banyak orang tidak menyangka jika kabupaten yang usianya masih terbilang belia ini memiliki kekayaan dan keunikan potensi budaya dan keindahan serta kekayaan alam menarik untuk dikunjungi. Berikut 10 fakta menarik dan unik di Nagekeo yang wajib anda ketahui.

10 Fakta Menarik di Nagekeo

Baca juga: 10 Obyek Wisata Menarik yang Ada di Ngada, Flores

Tinju Adat

Pernahkah kamu mendengar dan menyaksikan sebuah cabang olahraga tradisional di Pulau Flores-NTT yang dikenal dengan nama Tinju Adat? Jika belum, datanglah ke Kabupaten Nagekeo-Flores-NTT.

Di tempat ini kamu akan menyaksikan jenis olahraga tradisional yang mirip dengan tinju konvensional. Masyarakat setempat menyebutnya dengan istilah etu (tinju). Namun dalam hal berkompetisi, etu berbeda dari tinju konvensional.

Dalam olahraga etu, para petarung memakai sarung tinju yang terbuat dari anyaman ijuk dan mereka hanya boleh memukul menggunakan satu tangan, sedangkan tangan lainnya digunakan untuk menangkis serangan.

Jika dalam olahraga tinju konvensional para petinju boleh bertinju bebas tanpa kendali dari pihak luar, maka dalam etu para petarung bertanding di bawah kendali penuh pihak luar.

Ini merupakan cara untuk menghindari aksi menyerang yang tidak beraturan. Olahraga tradisional etu ini merupakan salah satu tradisi budaya masyarakat Nagekeo yang diwariskan hingga saat ini.

Tinju Adat

Tinju Adat – Indosport

Kampung Adat Tutubhada

Dewasa ini hampir pasti kita sulit menemukan kampung adat asli warisan leluhur Masyarakat Nusantara. Namun berbeda dengan Kabupaten Nagekeo.

Di tempat ini masih ada kampung adat yang dikenal dengan Kampung Adat Tutubhada yang terletak di Desa Rendu Tutubhada, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo.

Di kampung ini kamu bisa menyaksikan peninggalan-peninggalan warisan leluhur seperti ritual potong kerbau (Para Bhada), Sunat (Tau Nuwa), dll. Jika kamu ingin merasakan suasana kampung adat, maka datanglah ke Nagekeo.

Kampung Adat Tutubhada

Kampung Adat Tutubhada – Argan Floresman

Kampung Adat Wajo

Selain Kampung Adat Tutubhada di Nagekeo, kamu juga bisa menemukan salah satu kampung adat namanya Kampung Adat Wajo. Kampung adat ini memiliki keunikan yakni pola kampung adat berbentuk lingkaran (pondo) atau periuk yang bermakna persatuan yang kuat.

Rumah adat yang disebut Sa’o Pile dan Peo berada pada tempat yang lebih tinggi dari bangunan rumah yang menjadi tolok ukur bagi bangunan rumah di sekitarnya. Karakter dan keunikan itulah yang membuat tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata di Nagekeo.

Kampung Adat Wajo

Kampung Adat Wajo – ist

Kampung Boawae

Kampung Boawae merupakan salah satu tempat unik yang terletak di Kelurahan Natanage, Kecamatan Boawae, Kabupaten Nagekeo. Kampung ini adalah tempat tinggal Raja pada masa Swapraja Nagekeo.

Kampung Boawae merupakan salah satu situs budaya Orang Nagekeo yang memiliki benda cagar budaya seperti, Sa’o Meze, Peo, dan makam Raja Boawae.

Di pintu masuk kampung ini kamu dapat menemukan heda (museum lokal) yang digunakan sebagai tempat penyimpanan benda-benda kuno dan ja heda sebagai lambang kekuatan yang menyerupai seekor kuda. Di tempat ini kamu juga bisa menyaksikan indahnya gunung berapi Ebulobo.

Kampung Boawae

Kampung Boawae – Wisata Daerah

Pulau Pasir Putih Rii Taa

Selain kampung adat, Nagekeo juga memiliki kekayaan alam yang sangat eksotik dan sangat cocok untuk berwisata. Di tempat ini ada sebuah pulau pasir putih yang dikenal dengan sebutan Pulau Rii Taa.

Pulau Rii Taa terletak di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa. Keunikan pulau ini karena menawarkan panorama pulau yang hanya dipenuhi hamparan pasir putih dengan luas yang selalu berubah. Ketika air pasang, luas pulau ini menjadi kecil dengan ukuran sekitar 30 meter persegi. Namun ketika air surut, luas pulau ini menjadi 2 hektar.

Pulau Pasir Putih Rii Taa

Pulau Pasir Putih Rii Taa – Travel Kompas

Air Terjun Ngabatata

Nagekeo tidak hanya terkenal sebagai wilayah yang memiliki koleksi kampung adat dan keindahan pantainya. Tapi di tempat ini kamu juga bisa menemukan dan menikmati air terjun yang ketinggiannya mencapai kurang lebih 40 meter yang dikenal dengan Air Terjun Ngabatata

Di dasar air terjun, kamu akan menemukan kolam dengan ukuran 20 meter persegi. Tempat ini terletak di Kecamatan Aesesa Selatan-Nagekeo. Suasana di tempat ini sangat sejuk ditemani keindahan alam yang masih perawan dan belum terkontaminasi dengan limba industri.

Air Terjun Ngabatata

Air Terjun Ngabatata – Pos Kupang

Gua Jepang

Tahukah anda jika di Nagekeo terdapat sebuah gua peninggalan zaman Jepang? Jika belum tahu, maka datanglah berkunjung ke Kabupaten Nagekeo yang terletak di Pulau Flores-NTT ini.

Di tempat ini kamu akan menemukan sebuah gua peninggalan Jepang pada Perang Dunia II, yang terletak di Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. Kamu penasaran? Silahkan mengunjungi tempat ini, karena letaknya tidak jauh dari Mbai (Ibukota Kabupaten Nagekeo).

Gua Jepang

Gua Jepang – Kompasiana

Pantai Ena

Pantai Selatan Kabupaten Nagekeo memiliki keindahan alam yang sangat mempesona. Salah satu pantai yang paling unik nan indah yang wajib kamu kunjungi dalam tour wisata di Flores adalah Pantai Ena di Nagekeo.

Pantai ini terletak di Maukeo, tepatnya di sebelah kiri jalan negara lintas Flores (Kabupaten Ende-Kabupaten Ngada). Keunikan Pantai Ena yakni hamparan pasir hitam nan luas dan berdekatan dengan persawahan penduduk.

Pantai Ena

Pantai Ena – Beta NTT

Pasir Putih Pantai Nangateke

Pantai Nangateke adalah sebuah pantai Pasir Putih di Nagekeo yang belum ramai dikunjungi para wisatawan. Pantai ini terletak wilayah Kecamatan Wolowae tepatnya di bagian timur dari Kota Mbay, Ibukota Kabupaten Nagekeo. Wilayah ini juga sangat terkenal dengan ternak sapi karena memiliki padang savana terluas di Kabupaten Nagekeo.

Pasir Putih Pantai Nangateke

Pasir Putih Pantai Nangateke – Travel Kompas

Situs Prasejarah Stegedon Olabula 

Keindahan alam dan budaya di Nagekeo semakin lengkap ketika kamu mengunjungi situs prasejarah Stegodon Olabula. Situs ini berupa hamparan bukit-bukit seperti patahan tanah yang tandus.Di tengah daratan tandus tersebut terdapat sungai yang tak pernah mengering walaupun pada musim kemarau.

Di tempat ini, kamu tidak hanya akan menemukan lokasi penggalian binatang purba, tetapi di puncak gunung tempat penggalian, kamu juga dapat melihat benteng kuno dan perkampungan Kampung Lama (Kampung Ola Bula).Kamu dapat pergi ke tempat ini dari pusat Ibukota Kecamatan Boawae dan harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 5 km.

Situs Prasejarah Stegedon Olabula 

Situs Prasejarah Stegedon Olabula – Nttprov

Demikian 10 fakta unik dan menarik yang wajib kamu ketahui jika ingin mengunjungi Nagekeo. Datanglah ke Nagekeo jika kamu ingin menikmati berbagai macam keindahan alam, budaya dan situs sejarah yang belum pernah kamu temui di tempat lain.*

COMMENTS