Intip Beberapa Pejabat yang Pernah Dimarahi Presiden Jokowi

Intip Beberapa Pejabat yang Pernah Dimarahi Presiden Jokowi

JAKARTA, dawainusa.com – Presiden Republik Indonesia (RI) Ir. Joko Widodo (Jokowi) dikenal sebagai salah satu kepala negara yang tidak terlalu suka dengan ‘bicara banyak’.

Ia adalah sosok yang diketahui sebagai seorang yang hanya ingin lebih banyak bekerja daripada berbicara. Prinsip ini juga telah menjadi jargon pemerintahannya, yakni ‘Kerja, Kerja, dan Kerja’.

Baca juga: Mengintip Ide-ide Unik Presiden Terpilih Meksiko Lopez Obrador

Karena prinsipnya seperti itu, tidak heran apabila Mantan Gubernur DKI Jakarta ini tidak suka dengan setiap orang yang tidak melakukan pekerjaan dengan sangat baik dan optimal. Apalagi ketika hal itu berurusan dengan pengelolahan negara.

Hal ini sudah terbukti di dalam beberapa kesempatan di mana ia pernah geram terhadap anak buahnya karena kinerja mereka yang kurang baik. Bahkan atas hal itu, Jokowi tidak segan memarahi para pejabat pemerintahannya itu di depan umum.

Para Pejabat Negara yang Pernah Dimarahi Presiden Jokowi

Tahukah anda siapa saja para pejabat negara yang pernah dimarahi oleh Presiden Jokowi? Berikut Dawai Nusa memberikan jawabannya.

Baca juga: Viral di Medsos, Pria Ini Punya Suara Mirip Presiden Jokowi

1. Menteri Kesehatan Nila Moeloek

Beberapa hari lalu, Presiden Jokowi menyindir Menteri Kesehatan Nila Moeloek ketika sedang membuka Kongres Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) di JCC Senayan.

Pada saat itu, Mantan Wali Kota Solo ini sangat marah lantaran masalah utang BPJS yang belum dibayarkan ke Rumah Sakit (RS), yang kemudian membuat dirinya mesti ikut turun tangan.

Menteri Kesehatan Nila Moeloek

Menteri Kesehatan Nila Moeloek – ist

Menurut Jokowi, urusan pembayaran utang RS sampai ke presiden merupakan suatu hal yang sangat keterlaluan. Sebab hal itu sebenarnya harus selesai di Menteri Kesehatan dan Dirut BPJS.

“Kalau tahun depan masih diulang kebangeten. Selalu saya tekankan sistem, selalu saya tekankan manajemen. Karena memang itu. Tapi masa setiap tahun harus dicarikan solusi. Mestinya sudah rampung-lah di Menkes, di Dirut BPJS,” kata Jokowi.

2. Menteri LHK Siti Nurbaya

Pejabat publik lainnya yang pernah dimarahi oleh Presiden Jokowi ialah Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya. Saat itu Jokowi mengkritik dirinya soal anggaran yang dikucurkan untuk penanaman hutan yang sangatlah besar tetapi tak kunjung membuahkan hasil.

Menteri LHK Siti Nurbaya

Menteri LHK Siti Nurbaya – ist

“Saya jengkel betul. Saya tanya ke Menterinya. Mana barangnya? Anggaran tahun ini. (Dijawab) sudah ditanam sekian ribu hektar. Ya mana tanamannya. Saya orang lapangan. Akan saya cek dan kontrol semuanya,” kata Jokowi.

3. Menteri Muhadjir Effendy dan Mohammad Nasir

Pejabatan negara yang juga pernah dimarahi oleh Jokowi ialah Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy serta Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir.

Saat itu, Presiden Jokowi meminta kepada Mendikbud agar bisa merespons setiap perubahan-perubahan yang ada di dunia pendidikan.

Menteri Muhadjir Effendy

Menteri Muhadjir Effendy – ist

Kepada Menristekdikti, Jokowi juga meminta agar lebihresponsif terhadap perubahan-perubahan global maupun nasional. Menurut Presiden Jokowi, Indonesia seharusnya sudah mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan global.

“Tidak bisa lagi misalnya saya berikan contoh pendidikan vokasional kita pendidikan kejuruan kita, training training, training skill, kemudian perguruan tinggi dan universitas-universitas itu monoton dan rutinitas seperti yang kita hadapi,” kata Jokowi.

“Sekarang linear seperti yang kita kerjakan seperti sekarang ini. Kita juga harus berani mengubah semuanya,” lanjut dia.

Mohammad Nasir

Mohammad Nasir – ist

4. Wali Kota Medan Dzulm Eldin

Tidak hanya kepada para menterinya di Kabinet Kerja, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga pernah memarahi Wali Kota Medan Dzulm Eldin karena mendapati banyaknya jalan rusak di kota tersebut.

Wali Kota Medan Dzulm Eldin & Presiden Jokowi

Wali Kota Medan Dzulm Eldin & Presiden Jokowi – ist

Saat itu, ia meminta agar Dzulm Eldin segera memperbaikinya sebelum dia sendiri yang turun tangan. “Ya harus segera dikerjakan kalau tidak segera dikerjakan keburu saya kerjakan. Benar itu. Saya minta Wali Kota (Medan) menyelesaikan,” kata Jokowi di kawasan wisata Hutaginjang, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, beberapa waktu lalu.*