Ini Hasil Black Box FDR Lion Air JT 610 yang Selesai Diunduh KNKT

Ini Hasil Black Box FDR Lion Air JT 610 yang Selesai Diunduh KNKT

JAKARTA, dawainusa.com Data black box Flight Data Recorder (FDR) pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Kerawang, Jawa Barat pada Senin (29/10), berhasil diunduh Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT.

Kepala Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT Kapten Nurcahyo Utomo mengatakan, pengunduhan tersebut berhasil dilakukan pada Sabtu 3 November 2018 sekitar pukul 24.00 WIB. Dari FDR Lion Air JT 610 tersebut, diperoleh data sebanyak 69 jam terdiri dari 19 penerbangan, termasuk yang mengalami kecelakaan.

“Kami total memperoleh data dari black box adalah 69 jam, terdiri 19 penerbangan termasuk penerbangan yang mengalami kecelakaan. Kemudian, jumlah parameternya kurang lebih ada 1.800,” ujar Nurcahyo di kantornya, Jakarta Pusat, Minggu (4/10).

Baca juga: Gara-gara ‘Tampang Boyolali’ Prabowo Subianto Dipolisikan

Menurut Nurcahyo, hasil unduh FDR itu dapat diketahui data kecelakaan penerbangan maskapai Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Laut Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Kotak Hitam Lion Air

Kotak Hitam Lion Air – ist

“Ini adalah hasil dari FDR rute penerbangan yang terjadi, jadi dimulai pesawat yang bergerak dari parkir pesawat menuju landasan 25 kemudian take off kemudian belok ke kiri kemudian terus mengarah Tenggara dan akhir penerbangan adalah tercatat FDR seperti di gambar,” ujarnya.

Data tersebut memperlihatkan pergerakan pesawat Boeing 737 MAX 8 dengan kode registrasi PK-LQP itu di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng pada Senin 29 Oktober 2018 pagi. Dimulai dari pergerakan pesawat Lion Air itu di tempat parkir menuju ke landasan 25.

“Kemudian take off belok kiri, kemudian terus mengarah ke tenggara. Dan akhir penerbangan tercatat di FDR adalah seperti di gambar. Rekaman FDR berakhir pada pukul 23.31 tanggal 28 Oktober UTC Time atau Waktu Indonesia Barat 29 Oktober pada pukul 6.31 detik 54,” ucapnya memaparkan.

Saat ini, KNKT sedang memilah lagi para parameter apa dari 1.800 yang dibutuhkan, dari sini akan dianalisis apa yang terjadi dengan penerbangan itu.

“Jadi gambar ini baru menunjukkan 2 parameter dari 1.800 parameter, hanya yakinkan ini bahwa kita dapat gambar yang sesuai,” ujar Nurcahyo sambil menunjuk rute penerbangan Pesawat Lion Air JT 610.

COMMENTS