Ini Alasan BNN Bebaskan Anggota DPRD di NTT yang Pakai Sabu
Ilustrasi - ist

Dawainusa.com – Badan Narkotika Nasional ( BNN) Kota Kupang membebaskan oknum anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial IFT (37).

IFT dibebaskan setelah sebelumnya ditangkap di salah satu kamar hotel di Kota Kupang saat sedang asyik bersama dua teman wanita dan seorang pria karena diduga menggunakan sabu.

Baca juga: Motif di Balik Aksi Brutal John Kei Serang Saudaranya Terbongkar

“Kami bebaskan yang bersangkutan (IFT) kemarin, namun tetap wajib mengikuti program rehabilitasi di klinik BNN,” ungkap Kepala BNN Kota Kupang Lino Do R Pereira, dalam konferensi pers dengan sejumlah wartawan di Kupang, seperti dilansir Kompas.com, Senin (22/6/2020) pagi.

Selain mengamankan legilator asal Partai Hanura itu, pihaknya juga mengamankan tiga orang lainnya yakni AHP (26), IEL (29) dan dan DL (19).

Lino menyebut, pada saat ditangkap dan dilakukan tes urine, dua orang dinyatakan positif yakni IFT dan AHP. Sedangkan dua orang lainnya negatif.

Tidak Ditemukan Barang Bukti

Hasil tes urine, IFT dan AHP positif methamphetamine atau sabu-sabu. Dalam penyelidikan dan pengembangan kasus itu, lanjut Lino, tidak ditemukan barang bukti sehingga setelah 6×24 jam IFT dan AHP dikembalikan ke keluarga.

IFT dan AHP akan ditangani seksi rehabilitasi BNN Kota Kupang untuk dilakukan asesmen medis atas penggunaan narkotika jenis sabu-sabu. Sedangkan IEL dan DL yang dinyatakan negatif, setelah 1×24 jam keduanya dilepas.

“Mereka awalnya kami tangkap karena informasi dari masyarakat,” ujar dia.

Secara terpisah, kuasa hukum IFT dan DL, Fransisco Bernando Bessi, mengatakan, sesuai surat perintah pelepasan Nomor: SP.Kap/01.b/VI/2020/ BNN Kota Kupang, tanggal 21 Juni 2020 dan Berita Acara Pelepasan, tanggal 21 Juni 2020, kliennya telah dilakukan interogasi dan bukan pemeriksaan secara pro justisia.

Menurut Fransisco, kliennya dipulangkan karena tidak cukup bukti, sehingga tidak ditahan sesuai ketentuan Undang-Undang.

“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terutama keluarga, sehingga klien kami bisa menjalani lagi aktivitasnya sebagaimana mestinya sebagai wakil rakyat di DPRD Kabupaten TTU,” ujar Fransisco.

Sebelumnya diberitakan, Anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), berinisial IFT ditangkap Badan Narkotika Nasional Kota Kupang.

Usai ditangkap, Anggota DPRD bersama dua orang kemudian dibawa ke kantor BNN Kota Kupang untuk dimintai keterangan.*