Ternyata Ini Syaratnya Kalau Ingin Kebijakan PPKM Tidak Diperpanjang Lagi
Presiden Joko Widodo - ist

JAKARTA, dawainusa.com – Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo menyampaikan syarat jika ingin Kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) tidak terus diperpanjang.

Dikutip dari halaman Facebook Presiden Joko Widodo, ia menyatakan bahwa kebijakan PPKM tidak lagi akan diperpanjang apabila kasus Covid-19 di Indonesia menurun.

Baca juga: Wajib Tahu, Ini Daftar Daerah Zona Merah Covid-19 di Indonesia

“PPKM Darurat baru akan dilonggarkan bertahap apabila tren kasus Covid-19 menurun,” tulis Presiden Jokowi, Rabu (21/7).

Karena itu, Presiden Jokowi meminta kepada semua pihak agar secara bersama-sama dan bahu-membahu melaksanakan PPKM ini.

Ia juga meminta kepada seluruh warga Indonesia agar terus mengikuti dan menjalankan protokol kesahatan secara ketat.

“Mari kenakan masker, jaga jarak, hindari kerumunan, dan jangan berpergian bila tidak benar-benar mendesak. Setiap kita punya peran memutus mata rantai pandemi ini,” tulis Presiden Jokowi.

Kebijakan PPKM Telah Diperpanjang dan Jadi PPKM Level 4

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Republik Indonesia telah secara resmi memperpanjang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (Kebijakan PPKM) hingga 25 Juli mendatang.

Kebijakan itu diambil sebagai langkah strategis untuk menekan laju peningkatkan jumlah kasus positif Covid-19.

Baca juga: Bukan PPKM Darurat, Indonesia Terapkan PPKM Level 4, Apa Saja Aturannya?

Adapun sebelumnya, pemerintah mengeluarkan kebijakan tersebut dengan istilah PPKM Darurat. Namun, dalam masa perpanjangan ini, istilah itu telah diganti dengan PPKM Level 4.

Perubahan istilah tersebut ditetapkan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Untuk diketahui, dilansir dari covid19.go.id, per Selasa (20/7), jumlah kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia sudah mencapai angka 2.950.058 kasus.

Jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19 ialah sebesar 2.323.666 orang. Sedangkan yang meninggal dunia telah mencapai angka 76.200 kasus.

Sementara itu, berdasarkan data per provinsi, daerah yang paling tinggi mempunyai kasus Covid-19 ialah DKI Jakarta dengan total kasus 757.522 kasus.

Disusul Jawa Barat dengan jumlah kasus sebesar 530.806, Jawa Tengah sebesar 329,216 kasus, Jawa Timur berjumlah 249.242 kasus, Kalimantan Timur 98.705 kasus, DI Yogyakarta ada 95.949 kasus, dan Banten ada 92.746 kasus.*