Jumlah Pasien Semakin Meningkat, India Kehabisan Vaksin Covid-19
Gambar Ilustrasi/Ist

Dawainusa.com – India dikabarkan kehabisan vaksin Covid-19 di tengah semakin meningkatnya jumlah pasien yang terpapar corona di negara tersebut.

Di beberapa negara bagian India, vaksin yang digunakan untuk mencegah penularan Covid-19 pun habis.

Hal itu memperburuk gelombang kedua infeksi yang membuat rumah sakit dan kamar mayat di sana membeludak.

Dilansir dari RRI.co.id, Sabtu (1/5/2021), keluarga-keluarga berebut mendapatkan obat-obatan dan oksigen yang semakin langka.

Baca jugaMenaker Minta Buruh Terapkan Protokol Kesehatan di May Day

Perkembangan Covid-19 di India

Kasusu pendemi Covid-19 di India saat ini memang tengah menjadi sorotan dunia di tengah meningkatnya jumlah pasien yang terpapar virus berbahaya tersebut.

Kisah mengharukan datang dari salah seorang warga di negara tersebut yang mengalami kesulitan kremasi keluarganya yang meninggal dunia.

“Kembalilah. Bagaimana kami akan hidup tanpamu?” ratap Aanchal Sharma dan ibu mertuanya di atas tubuh tak bernyawa suaminya, saat menunggu giliran mereka di krematorium di pinggiran New Delhi seperti banyak orang lainnya.

Di tempat parkir, lebih dari 10 ambulans berisi mayat berbaris sementara pekerja membersihkan abu dari tumpukan kayu bakar yang tumpah dari area kremasi utama.

Covid-19 di India
Kondisi di India/Ist

Baca jugaKasus Covid-19 di Jakarta, Lebih 6.000 Diisolasi

Di urutan kedua setelah Amerika Serikat dalam total infeksi, India telah melaporkan lebih dari 300.000 kasus baru.

Bahkan setiap hari selama sembilan hari berturut-turut, mencapai rekor global baru sebesar 386.452 pada hari Jumat (30/4/2021).

Total kematian telah melampaui 200.000 dan kasus mendekati 19 juta – hampir 8 juta sejak Februari saja karena galur baru yang ganas telah dikombinasikan dengan peristiwa “penyebaran super” seperti demonstrasi politik dan festival keagamaan, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (1/5/2021).

Pakar medis mengatakan angka riil mungkin lima hingga 10 kali lebih tinggi dari penghitungan resmi.

Banyak warga yang mengalami kesulitan menangani keluarga dan kerabat yang terpapar Covid-19.

Pasien-pasien mengemis untuk mendapatkan tempat di rumah sakit sementara tangki oksigen menjadi langka dan berharga.

Meskipun menjadi produsen vaksin terbesar di dunia, India sekarang tidak memiliki cukup vaksin untuk dirinya sendiri – merusak rencana meningkatkan dan memperluas inokulasi mulai Sabtu.

Hanya sekitar 9% dari 1,4 miliar penduduknya yang telah mendapatkan dosis.

“Saya mendaftar untuk mendapatkan slot 28 hari sebelumnya, tetapi sekarang mereka mengatakan tidak ada vaksin,” keluh Jasmin Oza di Twitter.*