Hendak Melapor, Seorang Ibu di Manggarai Dibully Oknum Polisi

Hendak Melapor, Seorang Ibu di Manggarai Dibully Oknum Polisi

MANGGARAI, dawainusa.com – Video seorang ibu yang dibully petugas kepolisian ketika hendak membuat laporan di kantor polisi beredar di media sosial.

Video berdurasi 1 menit 30 detik yang diunggah akun @Priskhaa itu memperlihatkan seorang ibu paruh baya  dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata, sedang menyampaikan maksud kedatangannya ke kantor polisi.

Baca juga: Curhatan Istri Pasha Soal Gempa Susulan di Palu

Namun,  kedatangannya tidak disambut dengan baik dan malah menjadi bahan lelucon. Ia diejek bahkan ditertawai oleh oknum polisi yang menerima laporannya.

Lalu seperti apa dialog sang ibu dengan petugas polisi tersebut? Berikut rangkumannya:

“Apa, apa ceritanya? Cerita yang jelas,” tanya polisi tersebut.

Dengan bahasa indonesia yang tidak begitu jelas ibu itu berusaha menjawab dengan pelan.

“Apa pa… Anjing gigit saya punya Babi,” katanya.

“Berapa ekor?,” tanya polisi itu lagi dengan suara agak meninggi.

“Ada dua ekor pa,” jawab ibu lagi, yang sedikit terlihat gugup.

Kemudian polisi tersebut mamanggil ibu itu agar duduk lebih maju dari posisi duduk sebelumnya. Ketika ia mendapati tempat duduknya yang baru, polisi itu kembali memberikan pertanyaan soal posisi luka yang dialami babi peliharaannya.

Sang ibu kemudian menjawab kalau babinya terluka di bagian leher dan telinga yang cukup parah dan tidak dapat berdiri lagi.

Namun mendengar jawaban tersebut, sang polisi malah terlihat mengejeknya dengan mengatakan bahwa babi itu harus diperintahkan untuk hadir sendiri di kantor polisi untuk membuat laporan.

“Suruh datang itu babi, suruh itu babi datang lapor ke sini supaya dia tahu. Dan akan di visum,” kata polisi itu.

Dengan polos sang ibu mengangguk dan menjawab ‘ya’, kemuadian bertanya kapan babi itu harus dia bawa ke kantor polisi.

Oknum polisi tersebut terlihat kembali berulah dengan mengatakan bahwa temannya atas nama Jamal yang akan melayani kasus itu.

“Tapi tunggu piketnya pa Jamal. Karena pa Jamal yang urus urusan babi. Ada teman yang urus nanti,” kata polisi itu.

Si ibu tua semakin dibuat bingung oleh oknum polisi tersebut. Namun tanpa putus asa ibu itu dengan sedikit tertatih kembali bertanya tentang jadwal piket polisi atas nama Jamal itu.

“Kapan piketnya pa Jamal pa,” tanya ibu itu, lirih.

“Besok,” jadwan polisi itu tegas.

“Jam berapa pa”, ibu itu kembali bertanya.

“jam 6 malam. Bawa babi ke sini ew,” jawab polisi.

Tidak jelas siapa nama ibu tua dan nama oknum polisi dalam video tersebut, juga keberadaan pos polisi tersebut. Namun, dari dialeg sang ibu dalam video itu, jelas bahwa itu adalah di wilayah Manggarai namun belum pasti apakah itu di wilayah resort Manggarai atau Manggarai Barat.

Tuai Kecaman

Video tersebut sontak direspon warga net. Selang beberapa menit setelah dibagikan, video tersebut dibanjiri komentar dan telah dibagikan sebanyak 49 kali. Sebagaian besar komentar mereka menyesali sikap petugas.

Akun @Fredilan papambull namora”Ini siapa yg bodoh atau gila neh?? Miris lihatnya Ketika kantor polisi melayani seperti ini,” komentarnya.

Baca juga: Gempa Bumi di Sumba Timur, Pemerintah Minta Warga Tetap Waspada

Terpisah, angota Forum Intelektual Muda Manggarai (FIMM) Kupang, Aldy Bagul mengecam sikap oknum polisi dalam video tersebut.

Aldy menilai, sikap para polisi itu adalah sikap yang bobrok yang sepetutnya tidak dilakukan apalagi terhadap seorang ibu tua yang mungkin asalnya dari desa.

“Kasihan kan ibunya. Apalagi kalau dia datang dari desa. Masa dia diperbodohi lagi oleh polisi-polisi itu,” kata Aldy.

“Saya berharap kasus ini tidak terulang lagi dan mudah-mudahan oknum polisi itu bisa mendapat hukuman disipliner dari atasannya,” tutup Aldy.* (Juan Pesau)