Gugatan Ditolak, Luna Maya dan Cut Tari Masih Berstatus Tersangka

Gugatan Ditolak, Luna Maya dan Cut Tari Masih Berstatus Tersangka

Artis Cut Tari dan Luna Maya masih berstatus tersangka setelah Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak mengabulkan gugatan praperadilan kasus video porno yang melibatkan keduanya. (Foto: Luna Maya & Cut Tari - Tribunnews)

JAKARTA, dawainusa.com Artis Cut Tari dan Luna Maya masih berstatus tersangka setelah Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak mengabulkan gugatan praperadilan kasus video porno yang melibatkan keduanya. Dengan putusan tersebut kasus keduanya masih terus berlanjut.

Putusan atas kasus yang terjadi pada 2010 silam itu dibacakan oleh Hakim tunggal Florenssani Susanti saat sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (7/8). “Mengadili dan menyatakan gugatan tidak diterima,” ujar Florenssani.

Dalam putusannya, hakim menyatakan bahwa Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tidak berwenang mengurus perkara tersebut karena belum ada surat perintah penghentian penyidikan yang dikeluarkan pihak penyidik.

Baca juga: 8 Tahun Berlalu, Luna Maya Akhirnya Bicara Soal Skandal Video Mesumnya

Gugatan Praperadilan oleh LP3HI

Sebelumnya, gugatan praperadilan kasus video porno itu diajukan oleh Lembaga Pengawas dan Pengawal Penegakan Hukum Indonesia (LP3HI). Mereka meminta Polri mengeluarkan surat pemberitahuan penghentian penyidikan (SP3) di kasus Luna Maya-Cut Tari, yang sudah mengendap bertahun-tahun di kepolisian.

“Bahwa termohon I (Polri) telah menyidik dan menetapkan Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng sebagai tersangka tindak pidana pornografi sebagaimana diatur Pasal 282 ayat 1 KUHP dan telah menyerahkan,” tulis salinan praperadilan tersebut.

Baca juga: Buntut Video Panas Ariel Noah, Luna Maya-Cut Tari Dipraperadilankan

Salinan praperadilan tersebut ditandatangani oleh Kurniawan Nugroho selaku pemohon. Nugroho meminta hakim praperadilan menghentikan kasus dua wanita cantik ini di skandal video porno Ariel.

“Menyatakan secara hukum para termohon telah menghentikan penyidikan secara sah dan berdasar hukum terhadap tersangka Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng,” tulis Nugroho.

Rehabilitasi Nama Baik Luna Maya dan Cut Tari

Selain itu, LP3HI juga meminta Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dan Jaksa Agung Muhammad Prasetyo merehabilitasi nama baik artis Luna Maya dan Cut Tari.

Diberitakan Kompas.com, dalam foto berisi berkas permohonan praperadilan yang dikirim Humas Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Achmad Guntur, Jumat (3/8), ada enam butir permohonan primer yang diajukan LP3HI.

“Mengajukan permohonan kepada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk memutus memerintahkan para termohon (Kapolri dan Jaksa Agung) untuk merehabilitasi nama baik Cut Tari Aminah Anasya binti Joeransyah M dan Luna Maya Sugeng,” demikian salah satu bunyi permohonan LP3HI dalam praperadilan itu.

Baca juga: Kisah SPG Cantik di Blora yang Dibakar Hidup-hidup

Dalam permohonannya, kata Guntur, LP3HI juga meminta polisi menghentikan penyidikan kasus video porno yang disebut menunjukkan hubungan intim antara vokalis Nazril Irham atau Ariel dengan Luna Maya dan Cut Tari.

“Intinya yang diminta supaya termohon I itu, Kapolri, menyatakan bahwa ini sudah dihentikan penyidikannya dan beritahulah ke Jaksa Agung dan kedua orang itu tadi (Luna Maya dan Cut Tari),” ujar Guntur.*