Gubernur Viktor Laiskodat dan Posisi Pendatang di NTT

Gubernur Viktor Laiskodat dan Posisi Pendatang di NTT

KUPANG, dawainusa.com Untuk membangun Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Gubernur Viktor Laiskodat mengingatkan pentingnya peran pendatang atau orang dari daerah lain yang tinggal di NTT.

Hal itu disampaikan Viktor saat menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ada di Kupang pada Jumat (16/11).

Menurut Viktor, pendatang yang ada di NTT termasuk KKSS menjadi salah satu pilar pembangunan di di provinsi kepulauan itu.

Ia juga mengatakan, NTT tidak akan maju jika hanya mengandalkan orang-orang asli daerah itu tanpa terbuka untuk membangun kerja sama dengan pihak lain.

Karena itu kerja sama dengan berbagai elemen untuk membangun NTT penting dilakukan. Apalagi katanya, dalam hidup bersama, sikap terbuka dan bertukar pikiran dengan pihak lain itu sangat urgen.

Baca juga: Viktor Laiskodat Akan Optimalkan Hasil Pertanian dan Peternakan di NTT

“Jadi bukan pertanyanya saya asli atau pendatang, itu bukan hal yang hakiki. Tetapi pertanyaannya adalah seberapa besar sumbangan saya pada manusia lain untuk meningkatkan kualitas dan martabat mereka, itu pertanyaan paling mendasar dalam kehidupan bersama,” kata Viktor di Kupang, seperti dilansir Pos Kupang, Sabtu (17/11).

Adapun dalam acara tersebut, gubernur NTT, Viktor Laiskodat didaulat menjadi warga kehormatan oleh KKSS. Selain Viktor, gelar warga kehormatan itu didaulatkan juga kepada Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno. Pengukuhan itu dilakukan oleh ketua KKSS Wilayah NTT Hj Muhammad Darwis dengan mengenakan songko Bugis dan sutra khas Bugis kepada keduanya.

Dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan

Acara HUT ke-42 KKSS di Kupang dihadiri juga oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Nurdin Abdulah. Ia datang ke Kupang bersama Founder Bossowa Grouo sekaligus founder KKSS Pusat. Dalam sambutannya di acara tersebut, ia menegaskan bahwa kehadirannya pada HUT ke42 KKSS untuk menyemangati warga Sulawesi Selatan yang ada di NTT.

Ia juga mengajak seluruh anggota KKSS atau warga asal Sulawesi Selatan agar berpartisipasi dalam percepatan pembangunan di NTT. “Harapan kita, NTT akan menjadi tempat belajar bagi kita, tentunya kita semua harus mendukung program pemerintah di sini,” ujarnya.

Baca juga: Melihat Polemik di Balik Moratorium Pengiriman TKI oleh Gubernur NTT

Menurut Nurdin, NTT dan Sulawesi Selatan adalah dua daerah yang tidak bisa dipisahkan karena telah menjalin hubungan yang tidak sebentar. Sehingga ia menitip keluarga besar Sulawesi Selatan yang ada di NTT kepada Gubernur Victor.

“Mohon dukungan, mohon bantuan agar warga Sulsel yang ada di NTT ini juga bisa ikut berpartisipasi dalam percepatan pembangunan di NTT. Kedepan ada bnyak hal yang akan kita kerjasamakan karena ada ide brilian dari pak Gubernur,” lanjutnya.

Nurdin mengatakan akan mencoba mengadopsi apa yang menjadi keunggulan NTT. Dan untuk keunggulan Sulse menurutnya dapat sama sama untuk kembangkan. Misalnya dalam hal perdaganagan yang telah terjalin bagus, seperti pada ternak sapi dan kuda.

“Saya ucapkan selamat ultah 42 KKS Provinsi NTT, mudah mudahan gerakan ini mampu mempersatukan kita. Jadi jangan merasa sebagai orang Sulsel tapi orang NTT,” pungkasnya.*

COMMENTS