dawainusa.com  Sebuah video panas kembali menggegerkan Bandung, Jawa Barat. Pemeran dalam video tersebut diduga berprofesi sebagai pramugari. Uniknya, pemeran dan penyebar video ini pun saling lapor polisi.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (29/3/2020), kasus video panas pramugari ini tengah ditangani Polda Metro Jaya dan Polrestabes Bandung, Jawa Barat. Pramugari tersebut dilaporkan ke Polrestabes Bandung, sedangkan penyebar video dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: Tak Terima Diputus, Pemuda Ini Sebarkan Video Mesum Mantan Pacar

Pemeran dan penyebar video panas itu diketahui sama-sama bekerja sebagai pramugari di maskapai penerbangan.

Ilustrasi video panas
Ilustrasi – ist

Kronologi Kasus Video Panas Pramugari

Kasus ini bermula saat seorang pramugari berinisial GAP, pacaran dengan pria asal Bandung berinisial RRO.

RRO kemudian selingkuh dengan pramugari APY. RRO dan APY lalu menginap bersama di salah satu hotel di Bandung, Jawa Barat. Keduanya melakukan hubungan suami istri dan direkam menggunakan ponsel milik APY.

Baca juga: Vatikan Umumkan Hasil Tes Virus Corona Paus Fransiskus

Beberapa bulan setelah kejadian, pramugari GAP menemukan video berdurasi 18 menit tersebut di ponsel milik RRO. Kepada GAP, RRO mengakui semua perbuatannya dengan APY.

“Jadi, RRO ini mengaku video direkam menggunakan ponsel APY. Video itu kemudian dikirimkan ke ponsel RRO, lalu ditemukan oleh GAP,” ucap kuasa hukum pramugari GAP, Andi Syarifuddin, Rabu (25/3).

Tak terima diselingkuhi, GAP lalu menyebarkan video panas APY dan RRO ke teman kerjanya. Setelah video pramugari tersebut tersebar, APY kemudian melaporkan pramugari GAP ke Polda Metro Jaya.

Tak mau ketinggalan, GAP melaporkan balik APY ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat. Andi menyebut, APY diduga melanggar tindak pidana sebagaimana diatur dalam UU No 44 Tahun 2008.

Andi mengatakan, APY dengan sengaja memproduksi dan menyimpan video panas dirinya dengan RRO. Selain itu, APY juga dianggap lalai, sehingga video panas tersebut bisa beredar luas.

Tetapi sebelum melaporkan APY ke polisi, GAP ternyata sempat menempuh upaya damai. Namun, permohonan damainya itu ditolak pihak APY.

“Upaya damai GAP terhadap APY ditolak, jadi kami sebagai tim kuasa hukum GAP melakukan pelaporan balik atas dugaan kelalaian APY dalam menyimpan video asusila sehingga file video tersebut tersebar,” tukas Andi.*