Fahri Hamzah: Kompas, Media Paling Profesional dan Netral di Indonesia

Fahri Hamzah: Kompas, Media Paling Profesional dan Netral di Indonesia

JAKARTA, dawainusa.com Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menilai, dari sejumlah media yang ada di Indonesia, media Kompas dan kelompok Gramedia lainnya merupakan media paling profesional dan netral.

“Saya terus terang hormat dan senang melihat Kompas dan kelompoknya sebagai media Indonesia yang profesional dan netral,” kata Fahri Hamzah dari Jepang seperti dikutip Tribunnews.com, Senin (5/11).

Baca juga: Alasan Orang Ingin Jadi PNS, Tak Hanya Soal Gaji yang Menjanjikan

Diketahui Fahri Hamzah tengah berada di Jepang memimpin delegasi DPR untuk mengawasi tenaga kerja Indonesia yang ada di luar negeri. Fahri mengatakan, dirinya mengaku prihatin dengan media-media lain selain Kompas dan terutama media-media yang dimiliki orang kaya dan pimpinan partai Politik.

Menurutnya, media-media tersebut berpengaruh besar terhadap proses pelaksanaan pemilu mendatang. “Lihat saja sekarang apalagi nanti saat pemilu, itu media yang dimiliki terutama para pimpinan partai politik pasti akan membentuk opini sendiri sesuai dengan siapa yang memilikinya (owner media) tersebut,” kata Fahri Hamzah.

Fahri Hamzah mengatakan, Kompas dan kelompoknya dengan profesional memberitakan secara berimbang dan tidak memihak mana pun karena pemiliknya juga bukan dari pimpinan partai politik.

Indonesia Semakin Aneh

Fahri juga mengatakan Indonesia hari-hari ini semakin aneh. Ia mengatakan, masalah Indonesia saat ini sangat kompleks, masyarakat banyak mengeluh, namun pemerintah terkesan membiarkan situasi yang demikian.

Ia menduga hal ini sengaja didesain oleh pengontrol kekuasaan, sehingga nanti, ketika masyarakat sudah tidak berdaya baru mulai ada keberpihakan. Menurutnya, hal-hal semacam itu merupakan penyakit bagi demokrasi.

Baca juga: Pesimisme Timses Jokowi Soal Janji Prabowo Hentikan Impor

“Nanti kalau sudah resah sudah kelihatan kesulitan yang dihadapi masyarakat barulah bergerak mengatasinya. Oleh karena itu harus dibuat masyarakat resah dulu, seolah juga ada seperti yang membuat besar dulu, sampai masyarakat resah, barulah ditanggapi masalah masyarakat tersebut. Aneh memang negeri ini,” katanya.

Fahri Hamzah sebagai pemimpin rombongan tim anggota DPR akan melakukan studi terkait pengawasan tenaga kerja Indonesia di luar negeri. Fahri Hamzah juga mengaku ingin belajar dari Jepang.

Fahri Hamzah dan rombongannya tiba di Tokyo, Senin (5/11/) dan langsung rapat di KBRI Tokyo hingga jam 18.00 waktu Jepang. Dijadwalkan Fahri Hamzah akan kembali ke Jakarta, Kamis (8/11/) mendatang.*

COMMENTS