Erick-Sandiaga: Persahabatan Akan Terus Dijaga, Pertemanan Kita Abadi

Erick-Sandiaga: Persahabatan Akan Terus Dijaga, Pertemanan Kita Abadi

JAKARTA, dawainusa.com Beda haluan politik tak jadi soal, persahabatan tetap di atas segalanya. Itulah yang bisa terbaca dari relasi persahabatan Erick Tohir dan Sandiaga Uno. Keduanya berbeda pilihan dalam pilpres 2019.

Erick Tohir di poros Jokowi sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf sedangkan Sandiaga di poros oposisi sebagai cawapres mendampingi Prabowo Subianto.

Selama ini banyak yang menyinggung soal posisi politik keduanya. Bahkan ada yang kwatir jika perbedaan haluan politik keduanya berdampak pada persahabatan yang telah dibangun sejak lama.

Pada titik ini, kedewasaan berpolitik menjadi kunci. Hal itu telah ditunjukkan keduanya. Usai pertemuan tertutup antara Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Aburizal Bakrie dengan TKN Joko Widodo-Ma’ruf Amin, di kediaman Aburizal pada Senin kemarin, Erick Tohir kembali mempertegas komitmennya.

Persahabatan Erick Tohir dan Sandiaga

Foto Erick Tohir dan Sandiaga – Instagram

Ia mengatakan, dirinya akan terus menjaga persahabatan dengan Sandiaga Uno. Menurut Erick, dirinya berteman baik dengan Sandiaga Uno sejak lama dan pertemanan yang baik itu akan terus dijaga baik saat ini maupun yang akan datang.

“Meskipun saat ini, saya dan Sandi sama-sama menghadapi pemilu presiden dari tim yang berbeda tapi pertemanan baik, persahabatan, akan terus dijaga,” katanya seperti dilansir Antara, Senin (8/10).

Pimpinan Kelompok Usaha Mahaka ini mengakui, dirinya dan Sandiaga saat ini sedang menjalani tugas berbeda meskipun sama-sama menghadapi pemilu presiden 2019.

Karena itu, Erick menghormati posisi Sandiaga sebagai cawapres pendamping capres Prabowo Subianto. “Saya juga selalu menjaga agar proses pemilu presiden 2019 berjalan baik dan damai,” katanya.

Pertemanan Kita Abadi

Sebelumnya, Sandiaga pernah menyentil soal hubungan keduanya setelah Erick Tohir ditunjuk sebagai ketua tim kampanye Jokowi-Ma’ruf. Sandiaga menyebut, meski saat ini berseberangan namun persahabatan anatara keduanya abadi.

“Pertama pertemanan kita abadi, jadi itu nggak ada yang harus diragukan. Kedua, saya belum bisa berkomentar karena saya belum bicara sama beliau dan saya pasti akan meminta waktu untuk bertemu beliau,” kata Sandiaga di Lapangan Basket Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta Pusat, Sabtu (8/9) lalu.

Memang sebelumnya Sandiaga sempat tak percaya jika sahabatnya itu ingin bergabung ke kubu Jokowi. Alasan Sandiaga sederhana, Erick Tohir memilih fokus pada usahanya.

“Kalau boleh pilih, pasti dia nggak bakal mau karena dia lebih mudah mengurus usahanya, tidak membebani sebagai political expose person,” imbuh Sandiaga saat itu.

Erick dan Sandiaga

Erick dan Sandiaga saat berpelukan – ist

Namun, pada akhirnya Sandiaga legowo dengan keputusan Erick Tohir. Sekali lagi, persahabatan mereka tetap abadi. Setidaknya, perbedaan pilihan politik tidak menjadi alasan untuk saling menjatuhkan.

Sama seperti yang ditegaskan Erick Tohir, persahabatan jangan dilihat hari ini, tapi masa lalu dan masa depan. Dia memastikan, hubungan erat yang sudah dijalinnya dengan Sandi sejak lama tak akan rusak hanya karena perbedaan haluan politik.

“Kalau Pak Jokowi berpelukan dengan Pak Prabowo, saya juga berpelukan dengan Pak Sandi di lapangan basket,” kata Erick Sepetember lalu.