Dawainusa.com Dua pasien positif Covid-19 dari transmisi loka di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berusia anak-anak.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT Dominikus Minggu Mere mengatakan, keduanya diketahui setelah melakukan pemeriksaan swab di RSUD Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang.

Baca juga: Ini 14 Kabupaten/Kota di NTT yang Diizinkan Beraktivitas Normal

“Dua pasien dari transmisi lokal yang baru di Kota Kupang masih berusia anak-anak. Keduanya diketahui terkonfirmasi positif COVID-19 setelah melalui pemeriksaan sampal swab,” katanya di Kupang, Minggu (31/5).

Dominikus menjelaskan, kedua anak itu merupakan anggota keluarga dari pasien positif Covid-19 yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

“Dua pasien itu berusia 7 dan 8 tahun merupakan anak dari pasien yang telah meninggal dunia akibat COVID-19 beberapa waktu lalu,” tegas Dominikus.

Keduanya akan dirawat bersama orang tuanya di RSUD Prof.Dr.W.Z.Johannes Kupang sehingga kesehatannya cepat pulih kembali.

Ia mengatakan, apabila masyarakat NTT tidak taat terhadap aturan protokol kesehatan maka kasus transmisi lokal Covid-19 akan naik terus.

“Mencegah meluasnya kasus transmisi lokal COVID-19 maka perlu melakukan pembatasan ‘social distancing’ (pembatasan sosial) secara konsisten sehingga kasus COVID-19 tidak terus bertambah,” kata Dominikus.

Kasus Covid-19 di NTT belum Melandai

Pemerintah Provinsi NTT melalui Dinas Kesehatan NTT juga mengkonfirmasi perkembangan kasus positif Covid-19 di daerah tersebut.

Hingga Minggu (31/05/2020), total pasien positif Covid-19 menjadi 97 orang. Sebanyak 97 kasus positif Corona di NTT itu kata Dominikus, tersebar di sejumlah wilayah di NTT yakni Kota Kupang 27 kasus, Kabupaten Sikka 27 kasus, Manggarai Barat 14 kasus, Ende 9 kasus.

Baca juga: Melihat Persebaran Kasus Positif Corona di NTT Jelang New Normal

Sumba Timur 8 kasus, Timor Tengah Selatan 4 kasus, Nagekeo 3 kasus, Flores Timur dan Rote Ndao masing-masing 2 kasus dan Manggarai 1 kasus.

Saat ini kata dia, Pemerintah Provinsi NTT, terus menerus berkomitmen untuk mempercepat informasi yang berkaitan dengan kepastian hasil spesimen swab yang dikirim dari kabupaten dan kota di NTT.

Dominikus pun berharap, masyarakat di NTT bisa mematuhi protokol kesehatan yang telah disampaikan oleh pemerintah.*