Dawainusa.com – Kisah seorang dosen yang selalu berserdia melayani para mahasiswanya walau sedang libur menuai sorotan warganet dan viral di media sosial.

Pasalnya dosen tersebut selalu setia meluangkan waktu melayani mahasiswa yang membutuhkannya.

Dilansir dari TribunNews pada Senin (7/9/2020), kisah tersebut pertama kali dibagikan sang dosen melalui media sosial.

Baca jugaRegina Ivanova Terkejut Dilamar di Atas Kapal, Sosok Sang Kekasih Jadi Sorotan

Kisah Dosen yang Setia Malayani Mahasiswa

Diketahui, melalui unggahannya, dosen tersebut menceritakan bahwa dirinya sengaja meluangkan waktu di hari liburnya untuk melayani mahasiswa.

Ia mengungkapkan, dahulu dirinya pun merasa sangat senang ketika bisa mendapatkan tanda tangan dosen penguji maupun dosen pembimbing.

Oleh karena itu, ia pun mempermudah mahasiswanya untuk memperoleh bimbingan darinya supaya dapat cepat menuntaskan pendidikan.

“Sewaktu jd mahasiswa, senang sekali rasanya hati ini klu dpt tanda tangan penguji/pembimbing. Hal ini sy terapkan ke mahasiswa.

Walaupun hr libur, di sela2 liburan kecil2an dgn keluarga, sy persilahkan mahasiswa yg memerlukan pelayanan sy utk mendatangi sy spy semuanya cepat dan apa yg direncanakannya stlh tamat tdk tertunda.

Yassiru wa la tu’assiru.. Latepost..” tulis sang dosen di akun Facebooknya.

Dosen tersebut pun membagikan sejumlah foto saat melayani mahasiswanya di sebuah tempat bermain.

Kisah yang ia bagikan tersebut kemudian viral saat diunggah ulang oleh akun Instagram @undercover.id, Rabu (2/9/2020) lalu.

Dosen Viral
Gambar/TribunNews

Baca jugaAnaknya Menderita Penyakit Serius, Perjuangan Penjual Es Ini Viral di Medsos

Sang dosen pun menuai banyak pujian dan doa baik dari sejumlah warganet.

“Allah SWT akan memudahkan urusan seseorang, sebagaimana orang itu memudahkan urusan orang lain. Semoga Panjang umur Pak Dosen. Aamiin,” tulis akun @rooney_ashraffa.

“Nah ini baru dosen dengan penuh Hati,” kata akun @mhmd.adilahh.

Hingga Senin (7/9/2020) malam, unggahan tersebut telahdisukai lebih dari 14 ribu orang.

Saat dikonfirmasi Tribunnews.com, dosen itu diketahui bernama lengkap Ahmad Masy’ari (36).

Ia membenarkan dirinya memang seringkali memberikan waktu luangnya di sela-sela hari libur untuk tetap melayani mahasiswanya.

Dosen mata kuliah Keagamaan di Program Studi Teknik Industri, Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN SUSKA) Riau itu mengatakan, ia melakukan hal tersebut karena teringat pengalamannya ketika menjadi mahasiswa.

Ia menceritakan, semasa kuliah, ia begitu bahagia ketika mendapat pelayanan dari dosennya.

Oleh karena itu, ia pun ingin memberikan kebahagiaan tersebut pada para mahasiswanya.

Ahmad mengaku, dirinya pun merasa bahagia ketika dapat membuat mahasiswanya bahagia.

“Pengalaman semasa mahasiswa dulu, ketika kita mendapat pelayanan dari dosen kan bahagia sekali.”

“Ya membahagiakan orang lain itu juga membahagiakan diri sendiri sebenarnya,” ungkap Ahmad saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (7/9/2020).

Lebih lanjut, Ahmad mengatakan, tidak ada yang memberatkan dari apa yang ia lakukan tersebut.

Menurutnya, selama ada waktu yang dapat diluangkan, sekalipun di hari libur, ia akan memberikan waktunya untuk melayani mahasiswa yang membutuhkan bantuannya.

Pasalnya, Ahmad menambahkan, ia mengerti bahwa mahasiswa juga butuh bergerak cepat untuk menuntaskan tugasnya.

“Itu kan tidak memberatkan juga. Ketika kita ada waktu luang, walaupun di hari libur, tapi kan luang waktunya, ya dipersilakan saja,”

“Kan kadang-kadang mahasiswa butuh cepat juga, ya dilayani saja, kan tidak merugikan kita,” tutur Ahmad.

Ahmad menceritakan, terkadang para mahasiswa menemuinya untuk menyetor hafalan surat pendek yang harus dipenuhi sebagai syarat melaksanakan sidang tugas akhir.

Ia pun merasa berkewajiban untuk melayani mahasiswanya menuntaskan hafalan surat tersebut.

“Di sana kan juga ada mahasiswa yang mau ikut sidang misalnya sidang tugas akhir, itu harus telah lulus menyetor hafalan surat-surat pendek ke Pembimbing Akademik,” jelas Ahmad.

“Nah itu kan kadang-kadang mahasiswa waktu mau seminar baru semua sibuk mau setoran, itu semua harus kita layani.”

“Kalau nggak, jadwalnya riskan juga kalau tidak dilayani, kan waktunya lewat jadi harus menunggu waktu liburnya lagi, nah itu saja sih prinsipnya,” tambahnya.

Sementara itu, Ahmad mengatakan, tidak ada yang istimewa dari tindakan yang ia lakukan.

Menurut Ahmad, sudah menjadi kewajibannya untuk melayani mahasiswa yang ingin melakukan bimbingan.

“Prinsipnya, kalau kita memudahkan urusan orang lain, urusan kita insyaallah juga dipermudah.”

“Sebenarnya tidak ada yang istimewa. Bimbingan itu adalah hak mahasiswa,” kata Ahmad.

View this post on Instagram

Dosen idaman 😍

A post shared by KRITIS, INFORMATIF, EDUKATIF (@undercover.id) on