Sedih, Dosen IPB Ini Meninggal Dunia Diduga Karena Tertular Covid-19 di NTT
Ilustrasi - ist

KUPANG, dawainusa.com – Seorang dosen IPB (Institut Pertanian Bogor) bernama Linawati (59) meninggal dunia diduga karena terserang Covid-19 saat bertugas di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Berdasarkan keterangan yang diberikan oleh Bupati Rote Ndao Stefanus M Saek, dosen tersebut meninggal setelah menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Baa, Kabupaten Rote Ndao, NTT, Minggu (18/7).

Baca juga: Komentar Jubir Satgas Covid-19 NTT Soal Jenazah Bupati Eliaser yang Dimakamkan di Lembata

“Beliau (Linawati) meninggal sekitar pukul 04.00 dini hari tadi,” kata Stefanus M Saek dilansir dari Kompas.com.

Stefanus menjelaskan, Linawati merupakan warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat yang mendapatkan tugas di Kabupaten Rote Ndao bersama mitra Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.

Kronologi Dosen IPB Linawati Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebelumnya, yakni pada 24 Juni lalu, Dosen IPB Linawati tersebut sempat menjalankan rapid test antigen saat hendak kembali ke Bogor, Jawab Barat, dan hasilnya ialah reaktif.

Karena mendapatkan hasil demikian, ia kemudian dirawat di tempat karantina terpusat yang berlokasi di Rusun Nee.

Baca juga: Harus Waspada, Kasus Covid-19 di NTT Terus Meningkat

Lebih lanjut, Stefanus menjelaskan, pada 8 Juli lalu, kondisi Linawati menurun sehingga kemudian dibawa ke RSUD Baa.

Pada rumah sakit tersebut, Linawati mendapatkan perawatan di ruangan isolasi khusus untuk pasien Covid-19 bangsal dewasa, dan akhirnya meninggal dunia.

Adapun jenazanya kemudian dimakamkan di tempat pemakaman khusus Covid-19 yang berlokasi di Desa Baadale, Kecamatan Lobalain.

Jumlah Kasus Covid-19 di NTT Terus Naik

Untuk diketahui, angka kasus Covid-19 di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalami peningkatan.

Data terbaru yang diungkapkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTT Marius Ardu Jelamu pada Senin (19/7) pagi, jumlah kasus Covid-19 di daerah tersebut sudah mencapai 31.267 orang.

Baca juga: Bupati Yentji Meninggal Setelah Isolasi Covid-19, Jenazahnya Dimakamkan di Lembata

Sementara itu, untuk pasien yang dinyatakan sembuh per Minggu (18/7) lalu sudah ada 86 orang, sehingga total keseluruhan pasien yang sembuh ialah sebesar 20.196 orang.

Adapun dengan melihat peningkatan kasus Covid ini, Marianus meminta warga NTT agar mesti menjalankan protokol kesehatan yang ada.

“Masyarakat juga harus menjaga imunitas tubuh dengan asup makanan yang bergizi, minum vitamin C, D, berjemur di matahari serta istirahat yang cukup dan juga berolahraga,” kata Marianus.*