Disebut Masuk di Lingkaran Prabowo-Sandi, Ini Komentar Yenny Wahid

Disebut Masuk di Lingkaran Prabowo-Sandi, Ini Komentar Yenny Wahid

JAKARTA, dawainusa.com Yenny Wahid, putri Presiden RI ke-4 Gus Dur, angkat bicara soal namanya yang disebut-sebut masuk dalam tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Yenny mengatakan tidak benar dirinya masuk ke tim pemenangan salah satu kubu di Pemilihan Presiden (Pilpres)  2019 mendatang. Terkait isu tersebut, ia menyebut orang hanya mengarang-ngarang saja. “Kata siapa? Ngarang saja,” kicau Yenny lewat akun Twitternya, Jumat (21/9).

Baca juga: Prabowo Janji Pulangkan Rizieq, Fadli Zon: Demi Tegaknya Keadilan

Yenny kemudian menyinggung bahwa di dalam politik, kerap ada klaim yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. “Saya menyadari bahwa dalam politik, klaim kerap dilakukan oleh pihak-pihak, sebagai upaya untuk membangun persepsi yang menguntungkan mereka. Namun, klaim yang tidak berdasar justru nantinya akan dibungkam oleh realita. Tolong hargai, beri ruang, dan jangan mendesak,” tutur Yenny.

Sebelumnya Ketua DPP PKS Pipin Sofian memastikan Yenny Wahid akan menempati posisi yang spesial di timses Prabowo-Sandi. Namun, tak diketahui posisi apa yang akan ditempati Yenny.

“Posisi Yenny pasti spesial di Badan Pemenangan Nasional Koalisi Prabowo – Sandiaga,” ujar Pipin di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (19/9).

Yenny Wahid Memasukan 10-11 Nama ke Tim Prabowo-Sandi

Terpisah, Calon Wakil Presiden RI Sandiaga Uno mengkalaim dari luar partai tim pemenangannya mendapat masukan dari putri Presiden ke-4 RI Abdurahman Wahid (Gusdur), Yenny Wahid.

“Nama-nama tim dari beliau sudah dimasukan jadi sudah diakomodasi di Badan Pemenangan Nasional. Saya lupa namun ada sekitar 10-12 nama yang diajukan,” kata Sandi di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (20/9).

Sandi mengatakan untuk Yenny sendiri memang belum pasti dan masih berpikir-pikir untuk masuk ke tim pemenangan. Menurut mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, dari komunikasi yang dilakukan, Yenny meminta waktu 10 hari untuk masuk dalam tim pemenangan.

“Bu Yenny bilang dia perlu masih waktu dan nama-nama yang diusulkan beliau. Untuk nama beliau,dia perlu waktu untuk putuskan,” katanya.

Baca juga: Dukung Prabowo-Sandi, Rizieq Shihab Kampanyekan NKRI Bersyariah

Karena itu Sandi mengatakan, dalam berkas penyerahan struktur tim pemenangan ke KPU, pihaknya menambahkan klausul perubahan.

Dalam klausul tersebut dituliskan bahwa bila ada perubahan struktur timses di kemudian hari, maka akan disampaikan ke KPU. “Kami ada klausul kalau ada perubahan akan kami susulkan,” katanya.

Sementara itu, jauh sebelumnya Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengaku akan sangat senang jika Yenny bersedia untuk masuk dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi.

Apalagi ia kerap kali bertemu dengan putri dari Abdurahman Wahid tersebut. “Saya sayang sama dia. Saya apresiasi, hormat kalau bersedia, alhamdulillah yah,” paparnya.

Pria yang kerap disapa Zulhas pun mengakui, sebagai tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Yenny memiliki ketokohan yang sangat tinggi. “Sering, sering. Mba Yenny sahabat saya. Yenny kan anaknya Presiden Gus Dur. Belum ketokohannya sendiri yang tinggi, jadi kalau mendukung Sandi waduh itu satu yang luar biasa,” tandasnya.

Selain itu Zulkifli memandang Yenny Wahid merupakan sosok generasi muda yang dia kira akan menjadi kader terbaik Indonesia untuk sekarang dan masa yang akan datang.

“Mba Yenny itu top. Tokoh kita generasi muda yang saya kira menjadi kader terbaik Indonesia untuk sekarang dan akan datang Mbak Yenny,” ungkap Zulkifli.*