Dawainusa.com — Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) siap dideklarasikan secara nasional di Tugu Proklamasi Jakarta, Selasa (18/8).

Inisiator KAMI Din Syamsudin mengatakan, dalam deklarasi ini akan ada pernyataan sikap terkait permasalahan yang terjadi di Indonesia saat ini, mulai dari aspek ekonomi, politik, sosial, budaya, hukum hingga sumber daya alam.

“KAMI sangat siap untuk berdiskusi dan berdebat betul tidak yang kami kritik, ada krisis ekonomi, ada tata kelola yang buruk, angka kesenjangan tinggi, penanggulangan Covid-19 tidak serius,” ujarnya dalam dalam wawancara dengan Refly Harun di kanal Youtube Refly Harun, Selasa (18/8).

Refly Harun sendiri menyatakan dirinya akan turut hadir dalam acara deklarasi ini. Menurut pantauan Detik.com, ratusan orang sudah berkumpul di lokasi.

Puluhan aparat keamanan berjaga di sekitar pintu masuk Tugu Proklamasi. Sementara itu, para peserta diminta untuk mencuci tangan dan mengecek suhu tubuh. Selain itu peserta juga memakai masker dan menjaga jarak.

Deklarasi gerakan ini akan dibuka dengan lagu Indonesia Raya, pembacaan teks proklamasi, pembukaan UUD’45 dan Teks Pancasila.

Selanjutnya akan dibacakan Maklumat Menyelamatkan Indonesia dan deklarasi Menyelamatkan Indonesia sebagai simbol terbentuknya KAMI.

Baca Juga: Heboh, Najwa Shihab Blak-Blakan Ingin Jadi Calon Presiden

Deklarasi KAMI Dihadiri 150 Tokoh

Deklarasi KAMI hari ini didukung oleh 150 tokoh dari berbagai latar belakang dan komponen. Salah satunya adalah putri Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri.

Selain itu, ada beberapa tokoh populer lain, seperti Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli, mantan Menteri Kehutanan MS Ka’ban, dan Ketua Umum FPI Sobri Lubis dan Rocky Gerung.

Deklarasi ini rencananya tidak hanya berlangsung di Jakarta. Berbagai daerah juga ikut mendeklarasikan dan mendukung gerakan ini dalam bentuk “join declaration”.

Baca JugaViral Kisah Anak Kecil Berani Naik Pesawat Sendiri demi Jenguk Ayahnya yang Sakit

Sebelumnya, Din mengklaim bahwa gerakan ini sudah mendapatkan dukungan dari banyak daerah. Beberapa diantaranya: KAMI Sumut, Sumsel, Jateng, Yogyakarta, Solo, Semarang, Jatim, Jabar, Kalsel, Sulsel, Sulbar, Kaltim, Gorontalo.

Din menjelaskan, deklarasi ini dilatar belakangi persamaan pikiran dan pandangan dalam kehidupan kenegaraan yang akhir-akhir ini telah menyimpang dari cita-cita nasional dan nilai dasar yang disepakati para pendiri bangsa.

Selain itu, menjadi gerakan moral masyarakat dari berbagai elemen dan komponen bangsa untuk terwujudnya keadilan masyarakat Indonesia.*