Diceraikan Litelnoni, Sejumlah Partai Siap Merapat ke BKH

Diceraikan Litelnoni, Sejumlah Partai Siap Merapat ke BKH

KUPANG, dawainusa.com Dr. Benny Kabur Harman (BKH), bakal calon Gubernur NTT batal menggandeng Benny Litelnoni yang kini menjabat Wakil Gubernur NTT dalam pesta demokrasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT mendatang.

Juru Bicara BKH, Gabriel Suku Kotan, S.H, M.Si, saat jumpa pers di ruang rapat Komisi I DPRD NTT,  membenarkan hal tersebut.

“Jadi sudah ada keputusan dari musyawarah parpol koalisi untuk BKH berpasangan dengan figur lain. Karena itu, rencana deklarasi Paket BKH-Litelnoni dalam bulan ini dibatalkan,” ungkap Suku Kotan, dilansir tribunews.com, Jumat (17/11).

Padahal sebelumnya, pada Minggu (21/11), Sekretaris DPD Partai Demokrat NTT, Ferdi Leu, mengatakan BKH sudah final menggandeng Benny Litelnoni. Sejak saat itu, promosi pasangan Benny-Benny ramai dibicarakan baik dunia daring maupun luring.

Gabriel Suku Kotan

Juru Bicara Beny K. Harman, Gabriel Suku Kotan (Foto: pos kupang)

Diceraikan Litelnoni; Bukan Kemauan BKH

Suku Kotan menginformasikan tentang pisahnya BKH dengan Benny Litelnoni bukan keputusan politisi Partai Demokrat tersebut. Menurut Kotan, keputusan itu lebih pada hasil keputusan partai dan sejumlah partai yang memberi signal untuk koalisi.

“Jadi ini bukan kemauan pak BKH, melainkan kemauan parpol koalisi agar pak BKH harus gandeng figur lain,” katanya.

Menurutnya, BKH telah bersedia menggandeng Benny Liltelnoni, namun putra tanah Congka Sae itu mempertimbangkan untuk tunduk pada keputusan partai.

Kotan belum mengetahui secara pasti siapa yang dilirik partai besutan SBY itu untuk mendampingi anggota dewan perwakilan Rakyat NTT tersebut dalam Pilgub mendatang.

(Baca juga: Perlancar Penyidikan, KPK Minta RS Medika Koperatif)

Hanura, PKPI dan PKB Siap Merapat

Kotan menambahkan, sejumlah partai siap merapat untuk berkoalisi mengusung BKH. Partai-Partai tersebut antara lain adalah partai Hanura, PKPI dan PKB. Apakah kader dari ketiga partai ini yang mendampingi BKH masih menjadi teki-teki sampai saat ini.

Namun, sejumlah nama dari kader ketiga partai itu yang pernah ingin menyatakan maju baik sebagai cagub maupun cawagub antara lain Andri Garu (Hanura), Ibrahim Agustinus Medah (Hanura/eks-Golkar), dan Noviyanto Umbu Pati SA Lende (PKB). Sementara PKPI selama ini tidak ada kader yang menyatakan diri maju.* (RSF)