Diajak Jadi Model, Dua Wanita Ini Malah Diperkosa Fotografer

Diajak Jadi Model, Dua Wanita Ini Malah Diperkosa Fotografer

SURABAYA, dawainusa.com Berawal dari ajakan untuk menjadi model dengan gaji tinggi, dua wanita di Surabaya, Jawa Timur malah diperkosa oleh seorang fotografer. Korban adalah seorang anak di bawa umur (M) dan satunya lagi seorang wanita dewasa (AN).

Cara pelaku mengajak korban adalah dengan membuka lowongan model di akun sosial media, kemudian korban yang tertarik bisa datang di lokasi yang telah dijanjikan untuk bertemu pria tersebut.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, untuk M sendiri, diperkosa pelaku sebanyak empat kali.

Baca juga: Kronologi Kasus Pemerkosaan yang Dilakukan Pria Asal NTT di Bali

Sedangkan untuk AN belum sempat diperkosa oleh pelaku karena korban memberontak dan hanya barang-barangnya yang dibawa pelaku.

Antonius mengatakan modus yang digunakan pelaku adalah dengan menulis di media sosial bahwa dirinya merupakan fotografer model artis terkemuka.

“Begitu ada calon korban wanita, pelaku ini akhirnya mengagendakan bertemu guna pemotretan,” kata Antonius, seperti dilansir detik, Senin, (9/10).

Setelah beberapa kali sesi foto kata Antonius pelaku mengajak kembali sang korban dengan alasan akan melakukan sesi foto tambahan. Saat itulah korban diperkosa oleh pelaku.

Lebih lanjut kata Antonius, dari proses pemeriksaan diperoleh fakta bahwa sebelum diperkosa korban yang berada di bawah umur masih dalam kondisi perawan.

“Menurut keterangan korban yang pertama, korban diperkosa sebanyak 4 kali di dalam mobil pelaku, HP korban juga dirampas oleh pelaku sebelum korban diturunkan di pertengahan Jalan Jagir Wonokromo,” sebutnya.

Awalnya kata Antonius korban diiming-iming dengan gaji besar namun nyatanya diperkosa oleh pelaku. “Pelaku menawarkan model pemotretan dengan gaji besar,” kata Agus.

Pelaku juga sempat mengancam korban dengan mengeluarkan senjata tajam agar menuruti kemauannya.

Pelaku Telah Ditangkap

Pada kesempatan yang sama, Antonius mengatakan Fotografer yang dilaporkan dua calon model atas dugaan pemerkosaan itu telah ditangkap di Lumajang, Jawa Timur.

“Benar, pelaku (pemerkosaan) ditangkap tim (Satreskrim) kami di Lumajang,” tegasnya.

Baca juga: Kronologi Pemerkosaan Mahasiswi Indonesia di Rotterdam Belanda

Antonius mengatakan pelaku berinisial AFW (20), seorang sopir freelance. Sehingga diduga kuat bahwa pelaku mengaku sebagai fotografer model hanya untuk mengelabuhi para korbannya.

“Kami tangkap pelaku tanpa perlawanan,” beber Antonius.

Alumnus AKPOL (Akademi Kepolisian) Tahun 2000 ini menjelaskan, dalam interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya terhadap 2 korban yang sebelumnya melaporkan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Namun Antonius belum bersedia menjelaskan detail kronologi penangkapan dan modus yang dipakai pelaku. “Sabar, saat ini tengah kami periksa. InsyaAllah nanti pukul 15.00 Wib kami rilis,” tambahnya.

Diketahui sebelumnya, dua gadis melaporkan telah menjadi korban pemerkosaan dan perampasan barang yang dilakukan oleh pelaku. Dua gadis itu menjadi korban setelah tertarik tawaran pelaku yang menjanjikan akan mengorbitkan kedua korban menjadi seorang model terkenal.

Saat bertemu, pelaku mengajak kedua korban secara bertahap ke tempat wisata Kenjeran Park (Pantai Ria Kenjeran) Surabaya. Kedua korban diperkosa di dalam mobil pelaku. Dan setelah dirampas barang berharganya, kedua korban diturunkan di tengah jalan.*