Deklarasi Di Ende, Viktory-Joss: Bangun NTT Bukan Dengan Tambang

Deklarasi Di Ende, Viktory-Joss: Bangun NTT Bukan Dengan Tambang

Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, kurang tepat apabila bangun NTT dengan usaha tambang. Sebagai daerah pariwisata, NTT layaknya dibangun dengan melakukan pendekatan berbasis pariwisata. (Foto: Deklarasi Paket Victory-JOSS di Lapangan Pancasila, Ende - Tribunnews.com).

ENDE, dawainusa.com Calon Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat mengatakan, kurang tepat apabila bangun NTT dengan usaha tambang.

Menurutnya, sebagai daerah pariwisata, NTT layaknya harus dibangun dengan melakukan pendekatan yang berbasis pariwisata, bukan dengan pertambangan.

Masyarakat kita, tegasnya, tidak pernah mengenal kultur pertambangan. Jika bangun NTT dengan tambang maka akan rusak segala tatanan alam dan budaya yang ada di NTT.

Oleh karena itu, ia menyentil kepemimpinan di NTT yang selama ini lalai memperhatikan kepentingan rakyat dan justru fokus memperkaya diri sendiri dengan mengizinkan setiap usaha pertambangan yang masuk.

Baca juga: Tolak Tambang, Ini Aspirasi Masyarakat Sabu Raijua ke DPRD NTT

“Pemimpinnya harus merasakan bagaimana kehidupan masyarakat, bukan pemimpin yang justru mendapat kekayaan di tengah kemiskinan rakyat NTT,” ujar Viktor di hadapan ribuan warga Ende yang hadir mengikuti deklarasi pasangan Viktory-Joss, Senin (29/1).

Ia lalu berjanji, apabila terpilih memimpin NTT, Viktory-Joss bertekad melawan setan-setan yang selama ini menggerogoti masyarakat NTT.

Pada kesempatan yang sama, calon Wakil Gubernur Josef Nai Soi yang diusung Partai Golkar mengungkapkan keputusannya untuk kembali ke NTT. Ia mengatakan, selain ingin membawa NTT lebih maju, juga dilandasi oleh kecintaannya akan masyarakat NTT.

“Pada saat saya diminta jadi calon wakil Gubernur NTT saya tidak langsung menerimanya, namun saya merenung dan berdoa dulu serta ziarah, baru saya mau menjadi calon Wakil Gubernur,” pungkasnya.

Bangun NTT, Genjot Pariwisata

Viktor menegaskan, bangun NTT secara khusus Kabupaten Ende, caranya ialah dengan menggenjot pembangunan pariwisata. Menurutnya, Kabupaten Ende memiliki berbagai Objek Wisata terutama Danau Kelimutu.

Namun, ia menilai, keberadaan Danau Kelimutu saat ini sangat semrawut dan dipenuhi dengan beton. Ia pun berharap agar pengelola memperhatikan Danau Kelimutu dengan mengedepankan unsur alamiah.

Viktor mengatakan, apabila NTT saat ini masih miskin itu bukan karena kondisi alam. Namun, disebabkan oleh salah urus yang dilakukan oleh para pemimpinnya. Karena itu, ia mengajak masyarakat NTT khususnya masyarakat Ende memilih pemimpin yang memiliki hati untuk rakyatnya.

Di hadapan ribuan warga, ia juga menjelaskan bahwa dirinya dan Joset Nai Soi mau kembali ke NTT guna bersama-sama membangun NTT agar menjadi lebih maju.

“Kalau untuk urusan pribadi kami sudah selesai, yang ada sekarang ini kami memiliki komitmen untuk membawa NTT menjadi lebih maju,” tandasnya.

Baca juga: Pilgub NTT, Viktor Laiskodat Sindir Rezim Frans Lebu Raya

Adapun sebelumnya, saat deklarasi paket Viktory-Joss di Labuan Bajo, Manggarai Barat, anggota DPR RI itu juga sempat menyentil pembangunan pariwisata di NTT secara khusus di Labuan Bajo.

Ia mengatakan, sektor pariwisata di Manggarai Barat perlu ditata dengan baik demi menyejahterakan warga lokal. Ia meminta agar warga Manggarai Barat jangan menjadi penonton kemajuan pariwisata di Pulau Komodo.

Ia pun mengungkap kejanggalan yang selama ini terjadi di Labuan Bajo, di mana segala kebutuhan bahan makanan di hotel dan restoran di Labuan Bajo masih dipasok dari wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Padahal Manggarai Barat, katanya, memiliki potensi alam yang cocok untuk mengembangkan kebutuhan pokok bagi hotel dan restoran.

“Jika kami (Viktor-Josef Nai Soi) terpilih, kami akan buka perkebunan buah dan sayuran lewat petani di Kabupaten ini agar ekonomi warga bisa maju dan mereka tidak terus jadi penonton di bumi Komodo ini,” tutur Viktor saat deklarasi di Lapangan Wae Kesamabi, Labuan Bajo, Sabtu (27/1) lalu.

Viktory-Joss Akan Fokus Deklarasi Di Pulau Flores

Sekretaris tim pemenangan Paket Viktory-Joss, Honing Sani mengatakan, deklarasi Viktory-Joss akan fokus di Pulau Flores yang dimulai dari Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Dikatakannya sejauh ini paket Viktor-Joss telah melakukan deklarasi di dua tempat di Kabupaten Flores yakni Labuan Bajo dan Ende.

Deklarsi di Labuan Bajo berlangsung pada Sabtu (27/1) sedangkan deklarasi di Kabupaten Ende berlangsung pada Senin (29/1). “Kita deklarasi paket ini supaya dikenal masyarakat Flores,” katanya.

Baca juga: Mencermati Klaim Viktor Laiskodat Tentang Pesan Ben Mboi

Sementara, Wakil Ketua Umum Tim Pemenangan Paket Viktory-Joss, Ir. H.M. Ansor mengatakan, saat ini Viktory-Joss masih fokus tatap muka dan sosialisasi di masyarakat. Untuk deklarasi selanjutnya kata Ansor akan berlangsung di Maumere dan Larantuka untuk Pulau Flores.

Sedangkan, terkait juru bicara kampanye, Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTT ini mengatakan, juru kampanye tentu terdiri dari pengurus parpol pengusung dan pendukung, yakni Nasdem, Golkar, Hanura dan PPP.

“Kita juga libatkan relawan dan tim keluarga dalam tim kampanye. Jadi untuk penyusunan jadwal, tugas dan logistik akan disesuaikan dengan jadwal resmi dari KPU NTT,” ujarnya. *(RAG).