Rilis Data Korban dan Kerugian Materil Siklon Tropis Seroja
Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Dr. Marius Jelamu M.Si saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kupang, Kamis (8/4/2021).

Dawainusa.com – Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) setiap harinya akan menyampaikan update informasi kepada publik terkait data korban dan kerugian materil bencana alam siklon tropis seroja.

Hal itu diungkapkan Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT, Dr. Marius Jelamu M.Si saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Kupang, Kamis (8/4/2021).

“Setiap hari, kami akan merilis informasi kepada publik Nusa Tenggara Timur, kepada publik Indonesia, agar bisa diikuti dengan baik,” jelasnya.

Lebih lanjut Marius menyebutkan, keterangan tersebut akan diupdate oleh Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT pada pukul 11.00 WITA dan pukul 18.30 WITA setiap harinya.

Data Korban dan Kerugian Materil 8 Maret 2021

Pada kesempatan yang sama, Marius menyampaikan rilis data korban dan kerugian materil akibat bencana alam Siklon Tropis Seroja di NTT per Kamis, 8 April 2021.

Tercatat, sebanyak 144 orang meninggal dunia, 129 orang luka-luka, 60 orang dinyatakan hilang, 2.019 KK (13.226 orang) mengungsi, dan 1.700 KK (4.829 orang) terdampak.

Sementara itu, kerugian materil diantaranya 688 rumah rusak berat, 272 unit rumah rusak sedang, 154 unit rumah rusak ringan, 2.357 unit rumah terdampak, 24 fasilitas umum rusak berat, dan 87 fasilitas umum terdampak.

Berikut rincian data korban dan kerugian materil berdasarkan masing-masing kabupaten/kota di NTT pada Kamis, 8 April 2021 pukul 18.00 WITA:

1. Kota Kupang
– 1 orang meninggal dunia
– 7 orang luka-luka
– 1.264 KK (6.300 orang) terdampak
– 10 unit rumah rusak berat
– 657 unit rumah terdampak

2. Kabupaten Kupang
– 5 orang meninggal dunia

3. Kabupaten Flores Timur
– 71 orang meninggal dunia
– 54 orang luka-luka
– 5 orang hilang
– 1.100 orang mengungsi
– 218 KK terdampak
– 82 unit rumah rusak berat
– 34 unit rumah rusak ringan
– 97 unit rumah terdampak
– 8 unit fasilitas umum rusak berat

4. Kabupaten Malaka
– 6 orang meninggal dunia
– (-+) 3.000 orang mengungsi
– 1.154 unit rumah terdampak
– 65 fasilitas umum terdampak

5. Kabupaten Lembata
– 32 orang meninggal dunia
– 35 orang hilang
– 49 orang luka-luka
– 958 orang mengungsi
– 224 unit rumah rusak berat
– 15 unit rumah rusak sedang
– 15 jembatan akses antar desa terputus

6. Kabupaten Ngada
– 1 orang meninggal dunia
– 1 orang luka-luka
– 6 KK terdampak
– 19 unit rumah rusak berat
– 48 unit rumah rusak sedang
– 1 unit fasilitas umum rusak berat
– 5 fasilitas umum terdampak

7. Kabupaten Sumba Barat
– 63 KK (284 orang) mengungsi
– 54 unit rumah terdampak

8. Kabupaten Sumba Timur
– 1.803 KK (7.212 orang) mengungsi
– 100 KK (475 orang) terdampak
– 7 fasilitas umum terdampak

9. Kabupaten Ende
– 1 orang meninggal dunia
– 346 KK terdampak
– 17 unit rumah rusak berat
– 18 unit rumah rusak sedang
– 45 unit rumah rusak ringan
– 5 unit fasilitas umum terdampak

10. Kabupaten Rote Ndao
– 153 KK (672 orang mengungsi)
– 12 unit rumah rusak berat

11. Kabupaten Sabu Raijua
– 2 orang meninggal dunia

12. Kabupaten Alor
– 25 orang meninggal dunia
– 25 orang luka-luka
– 20 orang hilang
– 7 KK (18 orang) terdampak
– 179 unit rumah rusak berat
– 181 unit rumah rusak sedang
– 5 fasilitas umum terdampak

13. Kabupaten Belu
– 167 KK terdampak
– 5 unit rumah rusak berat

14. Kabupaten Timor Tengah Utara
– 450 KK (1.800 orang) terdampak
– 142 orang mengungsi
– 150 unit rumah rusak berat

15. Kabupaten Timor Tengah Selatan
– 1.235 KK (4.848) jiwa terdampak
– 395 unit rumah terdampak