Dawainusa.com Pemerintah Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang, melaporkan perkembangan kasus positif Covid-19 di daerah tersebut.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang Ernest Ludji menyebutkan, ada lima kelurahan di ibu kota Provinsi NTT itu yang masuk dalam zona merah kasus Covid-19 dari transmisi lokal.

Baca juga: Bertambah 2, Total Pasien Positif Covid-19 di NTT Jadi 105 Orang

“Kota Kupang saat ini memiliki 27 kasus yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan 16 kasus di antaranya merupakan kasus transmisi lokal,” kata Ernest seperti dikutip dari Antara, Senin (8/6/2020).

Ia menjelaskan lima kelurahan yang ditetapkan sebagai zona merah kasus Covid-19 di Kota Kupang yaitu Kelurahan Nunleu, Kuanino, Oesapa, Tuak Daun Merah (TDM) dan Oepura.

“Lima kelurahan ini telah memiliki kasus positif Covid-19 transmisi lokal sehingga masuk dalam zona merah Covid-19,” katanya.

Taati Aturan Protokol Kesehatan

Pemerintah Kota Kupang, katanya, terus mendorong warga di lima kelurahan itu untuk secara serius menaati aturan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah dalam mencegah penyebaran kasus Covid-19.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kupang berharap masyarakat untuk disiplin dalam menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta menghindari kerumunan sehingga tidak mudah terpapar Covid-19.

Baca juga: Ini Daftar 4 RS Rujukan di NTT yang Bakal Periksa Sampel Swab Covid-19

Masyarakat juga diminta waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan lebih serius menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam status zona merah Covid-19 maka berbagai kegiatan yang menghadirkan masa sebaiknya untuk saat ini dihindari seperti kegiatan ibadah melibatkan umat yang banyak,” tegasnya.

Menurut dia, pemerintah Kota Kupang sedang melakukan pengkajian terhadap rencana pemberlakuan normal baru, apabila tidak terjadi penambahan kasus Covid-19 dari transmisi lokal.*