Cerita Nelayan Lihat Pesawat Lion Air Terbang Miring Saat Jatuh

Cerita Nelayan Lihat Pesawat Lion Air Terbang Miring Saat Jatuh

KARAWANG, dawainusa.com Seorang nelayan dari Dusun Pakis II, RT 002 RW 006, Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Samin (28), mengaku melihat pesawat Lion Air JT 610 terbang miring saat jatuh di lokasi perairan Karawang Senin, (29/10).

Samin mengisahkan, saat itu ia pergi melaut seperti biasa. Dalam perjalanan laut dari Muara Tanjungpakis, Samin tiba-tiba melihat ada pesawat dengan posisi miring melewati perahunya. Samin mengatakan ia memang kerap melihat pesawat terbang saat tengah melaut.

Namun apa yang Samin lihat saat itu berbeda dengan pesawat yang terbang di sekitar laut Karawang sebelumnya. “Saya sering lihat pesawat lewat sini. Tetapi yang ini posisi pesawatnya miring sampai sayapnya ke bawah,” ungkap Samin seperti dilansir Kompas.com, Selasa (30/10).

Baca juga: Perkembangan Terkini Pencarian Korban dan Tubuh Pesawat Lion Air

Hanya saja, Samin tak sempat menyaksikan pesawat itu terjun ke laut. Pasalnya, saat itu posisinya membelakangi lokasi terjunnya pesawat nahas itu. Dia hanya mendengar suara keras seperti masuk ke laut kemudian meledak.

“Bunyinya keras sekali. Terus tiba-tiba perahu saya terdorong kencang oleh gelombang. Padahal saat itu cuaca tidak ada gelombang kencang,” ungkapnya.

Saat melihat ke belakang, Samin menyaksikan ada asap hitam keluar dari dalam laut. Akan tetapi, lantaran takut, Samin meninggalkan lokasi jatuhnya pesawat. Kemudian, dia melanjutkan perjalanan ke titik lain untuk menjaring udang.

“Saya baru tahu kapal yang saya lihat itu benar benar jatuh, setelah kembali ke darat banyak nelayan lain yang membicarakan pesawat jatuh,” katanya.

Pasca kejadian itu Samin mengaku Shok. Ia kemudian memutuskan tidak melaut untuk sementara waktu. Dia berusaha menenang diri setelah menyaksikan peristiwa itu. “Perasaan saya sudah tidak enak sejak sebelum kejadian itu sampai sekarang. Seharian ini saya hanya membetulkan jaring aja,” katanya.

Kesaksian Nelayan Lain

Nelayan lain, Wahyudin (45), bersama dua rekannya mengaku melihat hal yang sama saat jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Wahyudin sendiri mengatakan ia mendengar ledakan yang diduga pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang tersebut.

“Saat itu sekitar jam 06.30 terdengar suara ‘gleger’ layaknya ledakan,” ungkap Wahidin di Muara Tanjungpakis setelah menebar jaring, Selasa (30/10).

Baca juga: Tragedi Lion Air, Hotman Paris Minta Pengacara Amerika Datang ke Indonesia

Beberapa menit setelah terdengar suara seperti ledakan, lanjut dia, ombak laut bergetar. Namun saat itu, Wahidin tak menyangka bahwa itu suara pesawat yang meledak. “Ombak tidak seperti biasanya. Cuaca cukup bagus, hanya sedikit berkabut,” ujarnya.

Saat suara seperti ledakan terdengar dan ombak tak seperti biasanya, Wahidin belum sempat mengangkat jaring. “Saat itu belum sempat mengangkat jaring,” katanya. Setelah sampai di daratan, barulah dia mendengar bahwa ada pesawat yang jatuh di perairan Karawang.

Diketahui pesawat Lion Air JT 610 jatuh di perairan Tanjung Karawang pada Senin, (29/10). pesawat tersebut membawa 181 penumpang, terdiri dari 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak, dan 2 bayi. Hingga berita ini diturunkan proses evakuasi terhadap korban masih terus dilakukan.*