Cara Menjaga Mata Tetap Sehat

Cara Menjaga Mata Tetap Sehat

Oleh: dr. Elisabeth Ernawaty Ndori

Mata merupakan jendela untuk dapat melihat dunia luar. Sekitar 80 persen informasi didapat dari mata kita. Kemajuan teknologi saat ini membuat sebagian dari kita cenderung kurang memperhatikan kesehatan matanya.

Saat kita lebih nyaman menggunakan smartphone dalam mengakses berbagai informasi, tanpa kita sadari paparan sinar biru (blue light) dari layar smartphone berdampak buruk bagi kesehatan mata kita.

Kecenderungan itu dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari iritasi ringan pada mata hingga kerusakan pada retina yang akhirnya menyebabkan kebutaan.

Berikut ini beberapa cara untuk menjaga agar mata tetap sehat:

Selalu Makan Makanan Sehat

Makanan yang sehat untuk mata adalah sayuran yang hijau karena mengandung lutein dan zeaxanthin. Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung tinggi akan vitamin A, seperti wortel, sebab makanan-makanan ini mampu meminimalisir resiko terjadinya sakit mata.

Seringlah Berkedip

Seringlah berkedip. Gerakan berkedip berguna untuk melembabkan bola mata sehingga terhindar dari kekeringan, pandangan kabur dan gangguan mata lainnya.

Beraktivitas dengan Cahaya yang Cukup

Agar mata tidak cepat lelah, pastikan untuk beraktivitas dengan pencahayaan yang cukup. Aturlah pencahayaan ruangan sehingga tidak terlalu gelap dan juga tidak terlalu terang.

Baca jugaBeberapa Cara yang Tepat untuk Tingkatkan Kepercayaan Diri Anda

Hindari Sinar Matahari Langsung

Paparan sinar matahari tak cuma berdampak buruk pada kulit, tapi juga mata. Karenanya, hindarilah kotak dengan sinar matahari pada kornea mata. Paparan langsung dari sinar ultraviolet (UV) matahari akan meningkatkan kejadian kasus katarak dan kerusakan saraf mata.

Gunakan Pelindung Mata

Apabila bekerja menggunkan bahan-bahan kimia atau alat-alat yang berbahaya untuk mata, seperti petugas laboratorium dan tukang las, sebaiknya gunakan pelindung mata guna menghidari trauma kimia atau fisik yang dapat menyebabkan kebutaan.

Hindari Berlama-lama di Depan Layar Smartphone

Blue light dapat menyebabkan kerusakan pada retina sehingga sebaiknya penggunaan smartphone dibatasi 1 jam sehari dengan setiap 20 menit mata diistirahat dengan melihat ke kejauhan berjarak 20 kaki selama 20 detik.

Saat menggunakan smartphone, sebaiknya aturlah jarak dari mata kurang lebih 30-40 cm dengan posisi agak lebih rendah dari mata.

Baca juga‘Dapur, Sumur dan Kasur’ dalam Bingkai Hak Asasi Manusia

Hindari Kucek Mata

Saat benda asing seperti debu masuk ke mata dan atau mata terasa gatal, respon kita pertama adalah kucek mata. Hal ini sebaiknya jangan dilakukan karena akan merusak lapisan bola mata.

Selain itu, kucek mata juga bisa menyebabkan bakteri masuk ke bola mata melalui tangan yang digunakan untuk mengucek mata. Sebaiknya gunakan obat tetes mata untuk membersihkan mata serta mengurangi keluhan gatal pada mata.

Jangan Sepelekan Setiap Keluhan pada Mata

Apabila mengalami gangguan pada mata seperti mata merah, penglihatan kabur, timbul benjolan baik pada mata maupun sekitar bola mata dan gangguan lainnya maka segeralah ke dokter agar segera ditangani. Gangguan-gangguan mata tersebut bisa saja menjadi gejala awal suatu penyakit mata yang berbahaya.

Rutin Periksa Mata

Pemeriksaan mata tidak harus pada saat mata mengalami keluhan, sebaiknya dibuat dibuat jadwal yang rutin. Untuk usia kurang dari 40 tahun sebaiknya melakukan pemeriksaan setiap 3-4 tahun sekali.

Bagi yang berusia 45-64 tahun sebaiknya 2 tahun sekali. Sedangkan bagi yang berusia lebih dari 64 tahun serta para pasien yang mengidap penyakit diabetes, hipertensi, atau stroke sebaiknya setiap sekali setahun memeriksa kesehatan matanya.

Hindari Merokok

Merokok dapat meningkatkan resiko dua kali lipat terkena katarak dan tiga kali lipat terkena kerusakan pada retina yang menyebabkan kebutaan. Karena itu, hindari merokok agar mata tetap sehat.*

COMMENTS