Cara Melepaskan Masa Lalu dan Membuka Hati untuk yang Baru

Cara Melepaskan Masa Lalu dan Membuka Hati untuk yang Baru

RELATIONSHIP, dawainusa.com – Setiap orang pasti pernah mengalami sesuatu yang disebut patah hati. Pengalaman patah hati merupakan suatu hal yang sangat menyakitkan.

Bahkan tidak jarang orang yang mengalami hal demikian, ia akan menjadi trauma. Sikap trauma ini biasanya menjadi hambatan bagi seseorang untuk berani membuka hatinya kepada yang lain.

Sebab, dalam kondisi trauma, bayang-bayang ‘patah hati’ serta segala situasi yang melingkunginya pasti akan terus mengintai pikirannya.

Baca juga: 10 Tips Jitu Hadapi Ipar yang Keras Kepala

Banyak orang yang mengatakan bahwa jika seseorang pasrah dengan rasa trauma yang dimilikinya itu, ia pasti akan sulit untuk menemukan cinta sejatinya.

Karena itu, setiap orang yang tidak ingin menjadi demikian, alangkah baiknya mereka mesti belajar untuk menanggalkan diri dari situasi trauma tersebut dan kemudian membuka diri secara total kepada dunia baru.

Beranilah untuk Melihat Masa Depan

Beranilah untuk Melihat Masa Depan – ist

Untuk mencapai hal tersebut, memang dibutuhkan usaha atau upaya yang lebih keras. Setiap orang yang ingin keluar dari situasi buruk di masa lalunya, mereka mesti benar-benar mampu dan berani untuk membuat pilihan baru agar dapat memperbaiki keadaannya.

Mereka mesti mampu menyembuhkan luka lamanya itu sehingga kemudian bisa menerima kehadiran yang lain di dalam kehidupannya.

Cara-cara Membuka Hati terhadap yang Baru

Untuk mencapai semua hal itu, berikut Dawai Nusa memberikan beberapa cara agar anda bisa keluar dari situasi patah hati dan traumatis itu sehingga anda bisa membuka diri dan menemukan serta menerima dunia yang baru.

Baca juga: Ingin LDR Anda Bertahan? Berikut Hal-Hal yang Mesti Anda Lakukan2018

1. Yakinkan Diri bahwa Membuka Hati Akan Membuat Kita Bahagia

Dalam menjalani suatu hubungan, mungkin ada sikap dari dalam diri kita untuk lebih berhati-hati. Akan tetapi, hal itu tidak mesti berarti bahwa kita harus menutup diri, menutup hati kita untuk selamanya.

Sebab, kalau terus ditutup, hati kita justru hanya akan dipenuhi dengan penyesalan belaka. Ketika sedang berada dalam situasi trauma karena patah hati, beranilah mengambil keputusan untuk mengikhlaskan semuanya. Ambilah pelajaran yang berharga darinya, lalu buka hati untuk menyambut hidup yang lebih bahagia.

2. Bersikap Jujur pada Diri Sendiri

Ketika sedang trauma karena patah hati, anda mesti berani untuk melihat ke dalam diri anda sendiri. Artinya, anda mesti mampu bersikap jujur kepada diri anda sendiri.

Tanyakan kepada diri anda, apakah nanti ingin mendapatkan seseorang yang lebih baik? Apakah anda ingin menjalin hubungan yang lebih bahagia? Bila jawabannya ialah iya, maka beranikan diri untuk membuka hati.

Jujurlah dan yakinkanlah kepada diri anda sendiri bahwa ada cinta yang lebih baik yang ingin kita dapatkan. Dengan sikap seperti ini, anda akan jadi bisa berani untuk semakin terbuka dan memperjuangkan yang baru untuk hidup anda.

Tinggalkan Masa Lalu yang Menyakitkan

Tinggalkan Masa Lalu yang Menyakitkan – ist

3. Jangan Suka Membanding-bandingkan

Anda juga tidak boleh membiasakan diri untuk selalu membanding-bandingkan diri anda dengan kehidupan orang lain. Artinya, anda tidak boleh ragu apalagi merasa minder dengan diri anda sendiri.

Misalnya, ketika mantan anda terlihat lebih bahagia dengan pasangannya, anda tidak boleh menghakimi diri anda bahwa pacar mantan anda itu lebih baik dari diri anda.

Anda mesti menjadi orang yang lebih tegas dan mencintai jalan hidup anda sendiri. Sebab, setiap orang memiliki jalan kehidupannya masing-masing dengan segala anugerahnya. Jika orang lain bisa bahagia, maka kita pun bisa bahagia dengan cara kita sendiri, kan?

4. Ambil Pelajaran agar Kesalahan yang Sama Tidak Terulang 

Ketika mengalami patah hati atau putus cinta, kita pasti akan memiliki pelajaran yang sangat berharga padanya. Karena itu, ketika dalam situasi patah hati, anda tidak boleh meratapinya seolah-olah bahwa itu adalah akhir dari hidup anda.

Anda masih memiliki hidup di masa depan. Karena itu, ketika dalam situasi patah hati, ambil saja pelajaran berharga darinya sehingga kesalahan yang sama tidak akan terulang kembali. Dengan demikian, anda pun bisa lebih berani untuk membuka hati dengan memilih jalan yang berbeda.

5. Percayakan pada Semesta

Ada ungkapan klasik yang cukup menarik, bunyinya demikian, “Segala sesuatu yang ada di dunia ini pasti memiliki pasangannya”. Ada sedih, ada bahagia. Ada air mata, ada senyuman.

Karena itu, ketika anda saat ini sedang terpuruk karena sakit hati, yakinkanlah kepada diri anda bahwa kebahagiaan sudah pasti akan menjemput anda. Anda mesti percaya bahwa di masa depan segalanya akan lebih baik.

“Stars are always dancing. Sometimes they dance twinkling away with the rhythm of your joyful heart and sometimes they dance without movement to embrace your heartache as if frozen sculptures of open-armed sadness.” ― Munia Khan

Selamat Tinggal Masa Lalu

Selamat Tinggal Masa Lalu – ist

Izinkan diri untuk berani membuka hati, agar di masa-masa yang akan datang, anda bisa mendapat cinta yang lebih baik dan mendapatkan hidup yang lebih bahagia. Semoga patah hati semakin dijauhkan dan kebahagiaan semakin dilimpahkan kepada kita semua.*