Butet  Kartarajasa dan Ivan Nestroman  Gugah  Publik Ende

Butet Kartarajasa dan Ivan Nestroman Gugah Publik Ende

Budayawan Butet Kartarajasa dan penyanyi nasional Ivan Nestroman turut memeriahkan festival Sumpah Pemuda di Taman Bung Karno Kota Ende. (Foto: Festiva Seni Flores - Ryan Agung)

ENDE, dawainusa.com Kehadiran budayawan dan musisi nasional, Butet Kartarajasa dan Ivan Nestroman, turut memeriahkan festival Seni Flores di Kota Ende.

Festival yang dilaksanakan dalam rangka menyonsong perayaan Sumpah pemuda ini berlansung di Taman Bung Karno,  Senin (30/10).

Butet Kartarajasa, dalam kesempatan tersebut menggugah publik Ende dengan beberapa sentilan dan puisi yang sarat akan kritikan sosial dan budaya.

(Baca juga: 11 Orang Pendamping Desa Teknik Infrastruktur Ditempatkan di Sikka)

Menurutnya, hari ini budaya sudah mulai ditinggalkan oleh generasi muda. Generasi muda saat ini kata Butet, Cenderung mengagungkan budaya asing dan kurang menaruh perhatian pada budaya sendiri.

“Generasi muda saat ini sudah mulai meninggalkan budaya asli dan lebih mengagungkan budaya asing,” ungkap Butet.

Tak hanya Butet, penyanyi nasional asal Manggarai, Ivan Nestroman, tidak ketinggalan mengambil bagian dalam memeriahkan perayaan tersebut.

(Baca juga: Ini Pesan Mensos Khofifah di Jawa Timur)

Dengan mendendangkan lagu-lagu daerah dan beberapa lagu berbahasa Inggris, Ivan berhasil memantik perhatian seluruh penonton yang hadir. Dalam sekejap penonton sontak berdiri dan memberikan aplaus dengan penampilannya.

Melalui lagu-lagunya, pelantun “Ai Hau De Mata Leso ge” itu memberikan pesan yang sama kepada publik Ende, terutama bagi kawula Muda. Di hadapan penonton Ivan berpesan agar generasi Muda senantiasa mencintai budaya sendiri ketimbang budaya asing.

“Sudah saatnya generasi muda harus lebih mencintai budaya sendiri daripada budaya asing,” ungkapnya.* (RAG)