Bersama Kwik Kian Gie, Sandiaga Dorong Isu Ekonomi di Pilpres 2019

Bersama Kwik Kian Gie, Sandiaga Dorong Isu Ekonomi di Pilpres 2019

JAKARTA, dawainusa.com – Ekonom senior Kwik Kian Gie memilih memberikan dukungan politiknya kepada pasangan Prabowo-Sandi untuk Pilpres 2019. Keputusan ini disambut baik oleh Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menjelaskan, kehadiran Kwik Kian Gie di kubunya merupakan sesuatu yang istimewa. Karena itu, ia  bertekad menggandeng Kwik Kian Gie untuk menjadikan masalah ekonomi sebagai sentral isu yang dibahas selama pelaksanaan Pilpres 2019.

“Kami yang pertama kali mengangkat isu ekonomi di dalam Pilpres, jadi isu sentral ekonomi yang akan menjadi pembahasan utama. Kami melandasi tentunya pemikiran di bidang ekonomi, ada kesamaan frekuensi dengan Pak Kwik,” kata Sandiaga di Jakarta, Senin (17/9).

Baca juga: Respon Tim Jokowi Soal Kwik Kian Gie yang Gabung ke Prabowo

Sandi melihat bahwa di Indonesia saat ini, masalah ekonomi sudah semakin kompleks dan mendesak untuk diperbaiki. Deretan masalah tersebut di antaranya ialah mulai dari persoalan ketersedian lapangan kerja sampai masalah harga kebutuhan pokok yang cenderung berubah.

“Ekonomi memerlukan langkah strategis kewaspadaan yang sangat cermat dan teliti, untuk mematiskan bahwa lapangan kerja, beban biaya hidup harga bahan pokok tidak semakin membebani khususnya rakyat kecil,” jelasnya.

Bagi Sandiaga, mendapat dukungan dari mantan Menko Perekonomian seperti Kwik Kian Gie sebenarnya bukan merupakan hal baru. Ia mengaku pernah menggandeng ekonom senior tersebut sebagai tim panasehat ekonomi pada saat menjadi Wakil Gubernur di DKI Jakarta.

“Pak Kwik sebagai penasehat saya di Balai Kota waktu itu, sudah berjalan satu tahun jadi ini kelanjutan daripada pemikiran beliau yang direspon komperhensif, ditampung dalam pemikiran tim pakar ekonomi yang masuk di visi kita yang terus kita perkaya, perbaiki, demi perbaikan bangsa,” kata Sandi.

Kwik Kian Gie Ekonom dan Praktisi Berpengalaman

Sementara itu, Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sejumlah alasan penting menggandeng Kwik Kian Gie untuk masuk dalam tim pemenangan. Ia mengaku mempunyai hubungan sangat dekat dengan ekonom senior tersebut.

“Waktu 2009 beliau penasihat saya dan terus menerus. Karena memang dari awal saya satu pemikiran, bisa dikatakan alirannya sama. Saya menilai beliau seorang ekonomi yang punya dasar teori yang kuat, diikuti oleh dasar pengalaman, praktisi, pelaku ekonomi yang juga kuat,” jelas Prabowo.

Selain karena memiliki kedekatan secara pribadi, Prabowo juga menyampaikan alasan paling mendasar meminang Kwik Kian Gie sebagai tim sukses. Kwik Kian Gie, demikian Prabowo, memiliki rekan jejak yang baik.

Baca juga: Fadli Zon Khawatir Soal Potensi Suara Siluman di Pemilu 2019

Selain itu, Kwik Kian Gie juga merupakan seorang pengusaha dan ahli ekonomi yang mempunyai pengalaman dalam menyelamatkan Indonesia dari krisis ekonomi.

“Sekarang tidak dapat dipungkiri menghadapi situasi yang tidak bisa dianggap remeh. Situasi ini menurut pendapat kami harus kita hadapi dengan cermat,” ungkapnya.

Prabowo kemudian menceritakan pakar ekonomi yang telah bergabung dalam tim sukses berjumlah 40 orang, termasuk Kwik Kian Gie. Mereka akan intens membahas berbagai hal tentang rencana perbaikan ekonomi untuk lima tahun mendatang.

“Jadi Alhamdulillah hari ini baru saja Pak Kwik, dan sebagian tim penasihat ekonomi dan Sandiaga Uno membahas ekonomi secara cukup luas. Kami telah menghasilkan konsep ekonomi, kesejahteraan rakyat, budaya dan lingkungan hidup serta politik dan hankam,” pungkasnya.*